Gotong Royong Modern di Pabuaran : Tradisi ‘Plerek’ RT 03 Hidupkan Kebersamaan dan Kemandirian Ekonomi

Tatang Sunardi

MITRANEWS, Cibinong – Di tengah gempuran modernitas yang cenderung membuat masyarakat perkotaan menjadi individualis, warga RT 03/RW 02 Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, justru menunjukkan arah sebaliknya. Melalui kegiatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) yang dipadukan dengan tradisi “Plerek”, warga setempat berhasil membuktikan bahwa kerukunan dan kemandirian ekonomi bisa dibangun dari langkah kecil di depan pintu rumah.

Setiap malam, suasana di RT 03 Kelurahan Pabuaran tidak pernah sepi dari nilai pengabdian. Sebanyak enam orang warga mendapatkan giliran ronda untuk menjaga keamanan lingkungan. Namun, tugas mereka bukan sekadar berpatroli membawa senter dan kentongan. Sambil memastikan lingkungan tetap kondusif, para petugas Siskamling ini mengemban misi sosial: mengambil “plerek” dari setiap rumah warga.

Warga bersiap untuk melaksanakan Siskamling dan pengumpulan prelek.
Warga bersiap untuk melaksanakan Siskamling dan pengumpulan prelek.

Tradisi Kecil dengan Dampak Besar
Program plerek ini merupakan kegiatan pengumpulan sumbangan sukarela berupa beras atau uang receh yang diletakkan warga dalam wadah kecil di depan rumah. Konsep ini sejalan dengan apa yang pernah disampaikan oleh tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengenai pentingnya menghidupkan kembali tradisi perelek sebagai perekat sosial dan jaring pengaman ekonomi di tingkat paling bawah.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Pihak Asing Sering Ganggu Kekayaan Alam Indonesia
Hasil pengumpulan prelek, beras dan uang dari rumah-rumah warga.
Hasil pengumpulan prelek, beras dan uang dari rumah-rumah warga.

Manfaat dari program ini pun mulai dirasakan nyata. Selain meningkatkan rasa kebersamaan karena adanya interaksi rutin antarwarga, hasil yang terkumpul menjadi modal penting bagi kas RT untuk berbagai keperluan sosial maupun pembangunan fasilitas lingkungan.

Laporan Capaian: 3 Karung Beras dalam 13 Hari
Ketua RT 03, Aminudin, menyampaikan perkembangan yang menggembirakan terkait jalannya program ini. Berdasarkan evaluasi terbaru, partisipasi warga tergolong sangat tinggi dan konsisten.

“Hasil plerek selama 13 hari terakhir ini sungguh luar biasa. Alhamdulillah, sudah terkumpul 3 karung beras dan uang tunai kurang lebih sebesar Rp 204.000,” ujar Aminudin saat ditemui di pos ronda setempat.

Ketua Rt 03 Rw 02 Aminudin (duduk)
Ketua Rt 03 Rw 02 Aminudin (duduk)

Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan simbol kepedulian warga. Beras yang terkumpul nantinya dapat disalurkan kembali kepada warga yang membutuhkan atau digunakan untuk keperluan konsumsi saat kerja bakti, sementara uang kas akan dialokasikan untuk biaya operasional lingkungan agar tidak membebani iuran bulanan warga secara berlebihan.

Baca Juga:  Lawang Pitu Satu Panggung dengan Band Rock Legend Meriahkan Galaxy RUN 2025

Apresiasi dan Harapan ke Depan
Keberhasilan ini tidak lepas dari disiplin para petugas ronda yang bertugas setiap malam dan keikhlasan para pemilik rumah. Aminudin tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kekompakan warganya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga RT 03 yang telah ikut berpartisipasi dalam program ini. Ini adalah bukti bahwa kita semua ingin lingkungan kita maju dan solid,” tambahnya.

Ia juga berharap agar semangat ini terus terjaga dan menular ke aspek pembangunan lainnya. “Semoga ke depannya kesadaran dan keikhlasan warga semakin bertambah untuk mensukseskan program-program lainnya yang ada di lingkungan RT 03/RW 02 ini,” pungkas Aminudin dengan optimis.

Baca Juga:  Jelang Anniversary 4th, Acc Studio Gelar Konser Bertajuk Revival Of Indonesia Rock Music 28 Oktober 2023

Langkah kecil dari Kelurahan Pabuaran ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keamanan lingkungan bukan hanya soal pagar yang tinggi, melainkan soal hati yang saling peduli dan tangan yang saling berbagi. Program plerek ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Bogor untuk memperkuat ketahanan sosial berbasis kearifan lokal. (Red)