Berita  

Peletakan Batu Pertama Mushola Baitul Wafi Al Karim, di Yayasan Mi’raj Mulia Wujudkan generasi Qurani

Tatang Sunardi

MITRANEWS, Bogor. – Gema takbir menggema di area Yayasan Mi’raj Mulia Cibinong, Kabupaten Bogor. Hari ini menjadi saksi dimulainya pembangunan sarana ibadah baru, sebuah Mushola yang diberi nama (Baitul Wafi Al Karim). Prosesi peletakan batu pertama menandai langkah awal terwujudnya rumah Allah yang akan menjadi pusat ibadah dan kegiatan sosial masyarakat. (9/6/2026)

 

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pembangunan mushola ini bukan hanya urusan yayasan, melainkan amanah bersama seluruh masyarakat.

Peletakan baru pertama oleh Dr. dr Prasetyo Edi MH.
Peletakan batu pertama oleh Dr. dr Prasetyo Edi MH.

Turut hadir Dr, dr. Prasetyo Edi, Sp.BTKV. Subsp.VE(K)FIHA, MH selaku donatur dan muwakif utama pembangunan mushola ini. Hadir pula Ir. Fahmi Abdul Kadir Askar, selaku Owner Rumah Sakit Ummi Kota Bogor. Dari aparat lingkungan setempat hadir Suhanda selaku Ketua RT 03, Safril selaku Ketua RT 02, Mustatir, dan Iman selaku perwakilan dari Lurah Harapan Jaya.

Baca Juga:  Indonesia Akhiri Kutukan Filipina, Piala Perunggu ke-4 Beruntun di SEA Games 2025

 

“Semoga Menjadi Rumah Allah yang Makmur”

Dalam sambutannya, Wartono selaku Ketua Yayasan menyampaikan rasa syukurnya.

“Alhamdulillah, hari ini kita meletakkan batu pertama Baitul Wafi Al Karim, semoga pembangunan berjalan lancar dan mushola ini menjadi rumah Allah yang makmur dengan zikir, salat berjemaah, dan kegiatan dakwah,” ujarnya.

 

Pembina Yayasan Mi’raj Mulia, Moh Nur Faqih, S. Pd.I., S.M, menekankan makna kesetiaan.

“Wafi berarti kesetiaan. Alhamdulillah hal itu dibuktikan oleh kedermawanan dan kesetiaan Bapak Prasetyo. Kami senantiasa memohon doa agar pembangunan mushola dilancarkan hingga rampung.”

Dr. dr Prasetyo Edi, M.H
Dr. dr Prasetyo Edi, M.H

Dr. dr. Prasetyo Edi yang telah sekitar 10 tahun mengenal yayasan Mi’raj Mulia juga berpesan, “Saya sudah mengenal yayasan ini sekitar 10 tahun. Terimakasih kepada seluruh pengurus yayasan yang telah bekerja keras membangun dan mengelola dana umat sampai dengan saat ini semoga selalu amanah, Siapa lagi yang memberi motivasi kalau bukan kita,” ucapnya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Bantu Ekonomi Desa Bergerak

“Nama Wafi Al Karim dipilih dengan penuh harapan. Wafi berarti kesetiaan, Al Karim berarti Yang Maha Mulia. Harapannya, mushola ini dapat digunakan untuk salat lima waktu, pengajian, Taman Pendidikan Al-Qur’an, serta kegiatan sosial kemasyarakatan,” tambahnya .

 

Ir, Fahmi Abdul Kadir Askar, berpesan agar mushola ini menjadi tempat ibadah dan tempat untuk mengkader generasi Qurani, dengan mendidik calon-calon hafidz Quran.

Ir, Fahmi Abdul Kadir Askar
Ir, Fahmi Abdul Kadir Askar

Sambutan dari tokoh masyarakat dan aparat setempat, dimulai dari bapak Hidayatullah selaku Ketua RW 04 berharap mushola ini diisi kegiatan adik-adik dan masyarakat sebagai bekal generasi ke depan.

 

Bapak Mustatir menyampaikan rasa syukur karena lokasi ini dahulu adalah mushola, dan kini sejarah terulang kembali dengan dibangunnya kembali rumah ibadah di tempat yang sama.

 

Bapak Sunardi selaku Babinsa Desa Harapan Jaya menyampaikan apresiasi atas kedermawanan dari Dr, dr. Prasetyo Edi.

Baca Juga:  Bayi 2 Tahun Disiksa Ayah Kandung di Padang, Vonis Hukuman Hanya 5 Tahun

 

Sementara itu, Bapak Imam yang mewakili Lurah Harapan Jaya menyampaikan bahwa Mushola Baitul Wafi Al Karim akan menjadi mushola ke-61 di kelurahan tersebut.

 

Prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh oleh Dr.,dr. Prasetyo Edi, diikuti oleh Ir. Fahmi Abdul Kadir Askar, para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aparat setempat.

Acara ditutup dengan doa bersama, santunan anak yatim, dan makan bersama.

 

(Irwandi)

Penulis: IrwandiEditor: Arman