MITRANEWS, Jakarta. — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemenuhan hak dan perlindungan anak. Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 dinilai menjadi momentum krusial bagi seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan serta mengawal tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
Mewakili Gubernur DKI Jakarta, Asisten Kesejahteraan Rakyat (Asisten Kesra) Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, menyampaikan bahwa momentum peringatan ini hendaknya dijadikan pijakan untuk meningkatkan kepedulian bersama.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi terselenggaranya Hari Anak Nasional dengan tema (Garuda di Hati Anak Indonesia).
Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak Indonesia semakin mencintai tanah air, memiliki karakter yang kuat, serta tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, kreatif, dan berakhlak mulia,” ujar Ali Maulana Hakim saat menyampaikan sambutannya di Jakarta.
Rangkaian acara peringatan HAN 2026 berlangsung meriah dengan menyajikan pelbagai kegiatan interaktif.
Selain ajang perlombaan bakat, acara ini ditutup dengan penyerahan piala serta piagam penghargaan kepada para pemenang. Kemeriahan terlihat dari antusiasme anak-anak, orang tua, tenaga pendidik, hingga berbagai komunitas dan organisasi yang fokus pada kesejahteraan anak.
Apresiasi juga datang dari kalangan organisasi media. Ketua Umum Asistensi Media Nasional (AsMEN), Nurkholis, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyambut positif ruang ekspresi yang dibuka bagi anak-anak. Menurutnya, wadah semacam ini sangat efektif untuk mengasah kreativitas, bakat, serta memupuk rasa percaya diri sejak dini.

Semangat dan kegembiraan terpancar langsung dari para peserta yang mengikuti perlombaan. Salah satunya adalah Daffa (12), siswa kelas 6 dari SDN 06 Johar Baru, yang antusias mengoreskan warna dalam lomba menggambar.
”Saya ikut menggambar karena diminta oleh sekolah untuk ikut meramaikan acara ini. Saya ingin bikin gambar sebagus mungkin dan berharap bisa menang. Tapi kalau tidak menang pun, saya sudah senang sekali bisa ikut lomba,” ungkap Daffa dengan polos.
Melalui kemeriahan HAN 2026, Pemprov DKI Jakarta mengingatkan bahwa pemenuhan hak anak bukan sekadar tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat luas diharapkan mampu membentuk anak-anak Indonesia menjadi generasi unggul dan berkualitas demi menyongsong visi Indonesia Emas. ( kunendi)












