Berita  

Peringatan HAN 2026 Ajang Penting untuk Penguatan Karakter, Wawasan Kebangsaan, dan Literasi Digital

Tatang Sunardi

MITRANEWS, Jakarta.— Ketua DPD Asmen Jakarta Utara, Kunendi, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemenang perlombaan dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Acara bertema “Garuda di Hati Anak Indonesia” tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Selasa (28/7/2026).

 

Peringatan HAN tahun ini menjadi ajang penting untuk penguatan karakter, wawasan kebangsaan, literasi digital, serta kepedulian terhadap masa depan pendidikan generasi muda. Acara tersebut dihadiri sekitar 400 peserta yang terdiri dari anak-anak dari berbagai instansi pendidikan, mulai dari jenjang PAUD, TK, RA, SD, hingga SMP.

 

Dalam arahannya, Kunendi menegaskan pentingnya peran semua pihak dalam membimbing tumbuh kembang anak-anak sejak dini. Menurutnya, penanaman jiwa nasionalisme adalah kunci pembentukan karakter bangsa.

Baca Juga:  Yayasan Buddha Tzu Chi Bangun 500 unit Hunian Tetap untuk Korban Bencana Aceh

“Mari kita perhatikan dan tanamkan kesadaran kepada generasi kita mengenai nilai-nilai kebangsaan, agar mereka menjadi generasi penerus yang membawa Indonesia yang berdaulat dan lebih bermartabat,” ujar Kunendi saat memberikan apresiasi kepada anak-anak yang berprestasi.

 

Rangkaian acara HAN 2026 ini dirangkaikan dengan pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih, berbagai jenis perlombaan edukatif, serta talk show. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Kesbangpol DKI Jakarta, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), serta Forum Asistensi Media Nasional.

 

Wakil Ketua Panitia, Efi Susanti, menyampaikan bahwa peringatan HAN harus dimaknai sebagai komitmen bersama untuk melindungi hak-hak dasar anak.

Baca Juga:  Fajar/Fikri Bangkit Dramatis, Bekuk Wakil Inggris dan Lolos ke Semifinal Japan Open 2026

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi anak-anak dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, perundungan, maupun paparan konten negatif di ruang digital. Membangun masa depan anak berarti memastikan hak-hak dasar mereka terpenuhi melalui pendidikan yang berkualitas, layanan kesehatan yang merata, serta pemenuhan gizi yang seimbang,” tegas Efi.

 

Dukungan serupa disampaikan perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang berharap kegiatan ini menginspirasi hadirnya ruang tumbuh yang lebih aman dan ramah anak di seluruh wilayah Jakarta.

 

Sementara itu, mewakili Kepala Badan Kesbangpol DKI Jakarta, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Karlina, mengingatkan bahwa anak-anak adalah aset vital negara yang harus dibentengi dari berbagai ancaman sosial.

Baca Juga:  Garuda Terhenti di Semifinal Indonesia Takluk 0-1 dari Australia Fokus ke Target Berikutnya

“Mereka perlu tumbuh di lingkungan yang aman, bebas dari perundungan, kekerasan seksual, narkotika, tawuran, maupun paham radikalisme. Mari kita perkuat komitmen untuk melahirkan kebijakan yang benar-benar berpihak pada perlindungan anak,” pungkas Karlina.

Penulis: RedaksiEditor: Redaksi