Berita  

Meriahnya “Satu Bumi untuk Semua” Bersama Prof. Emil Salim di Bekasi

Tatang Sunardi

MITRANEWS, Bekasi. – Semarak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia terasa begitu hangat di Taman Hutan Kota Bekasi, Rabu (10/6/2026). Acara bertajuk “Satu Bumi untuk Semua” ini digelar oleh GIS Peduli, BSI Patriot, dan Emil Salim Institute, dengan dukungan penuh dari Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi, Dinas Lingkungan Hidup, serta berbagai lembaga dan perusahaan peduli lingkungan seperti Foodcycle Indonesia, Pertamina PHE ONWJ, Metco Energi, Poppy Darsono Fashion, dan komunitas lainnya.

 

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dengan lantunan lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama seluruh peserta. CEO GIS Peduli, Harsono, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menggelar acara ini. Ia juga memberikan apresiasi khusus kepada Bank Sampah Induk Patriot yang konsisten menjadi motor penggerak pengelolaan sampah di Kota Bekasi.

Ketua Emil Salim Institute, Amelia Ferina Salim, menegaskan bahwa kehadiran Prof. Emil Salim, tokoh lingkungan hidup Indonesia yang mendunia, merupakan momen istimewa. “Alhamdulillah Prof. Emil Salim dapat hadir langsung dan berbagi inspirasi kepada generasi muda,” ujarnya penuh syukur.

Baca Juga:  Artis FTV Renggi Wichell Sambangi Studio AsMEN, Siapkan Peluang Kerja Sama Kreatif

 

Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. H. Abdul Harris Bobihoe, dalam sambutannya menekankan pentingnya momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai pengingat untuk menjaga bumi dari ancaman kerusakan. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota tengah memperkuat program pengelolaan sampah, termasuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik yang akan segera berjalan tahun ini. Selain itu, lebih dari seribu bank sampah di tingkat RW telah terbentuk sebagai upaya nyata mengurangi volume sampah menuju TPST Bantargebang.

 

Suasana semakin hidup dengan berbagai kegiatan edukatif. Siswa-siswi SD se-Kota Bekasi yang menjadi duta Adiwiyata mengikuti pelatihan ecoprint, belajar kreatif sekaligus peduli lingkungan. Mereka juga menikmati dongeng interaktif dari Paman Gerry yang mengangkat tema bahaya sampah plastik, membuat anak-anak memahami pentingnya menjaga alam sejak dini.

Baca Juga:  Nasdem Kota Bekasi Kunjungi Dewan Penasehat DPP Sutiyoso, Bangun Silaturahmi dan Konsolidasi

Meski berusia 96 tahun, Prof. Emil Salim tampil penuh semangat. Dengan suara lantang, ia mengajak masyarakat menjaga lingkungan mulai dari rumah, sekolah, hingga kawasan hutan. Ia juga berbagi pengalaman masa jabatannya sebagai Menteri Lingkungan Hidup selama tiga periode di era Presiden Soeharto, menekankan bahwa kepedulian terhadap alam harus diwariskan kepada generasi muda agar pembangunan berjalan seiring dengan pelestarian.

 

Dialog hangat antara Prof. Emil Salim dan para siswa berlangsung penuh antusiasme. Pertanyaan kritis dari para duta Adiwiyata menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap masa depan bumi. Momen haru tercipta saat Komunitas Angklung Wanita Indonesia (KAWI) mempersembahkan lagu “Selamat Ulang Tahun” untuk Prof. Emil Salim yang baru merayakan ulang tahunnya ke-96 pada 8 Juni lalu. Ratusan peserta turut bernyanyi, menciptakan suasana penuh kebahagiaan.

Baca Juga:  Dukung UMKM PJT, Notaris dan PPAT Dr H Noor Rohmat SH M.Kn Ditunjuk Sebagai Notaris Bank Jateng

 

Sebagai penutup, seluruh peserta melakukan kegiatan tanam pohon bersama dan penyerahan bibit pohon kepada para siswa. Simbol komitmen ini menegaskan bahwa kolaborasi pemerintah, dunia usaha, komunitas, lembaga pendidikan, dan masyarakat adalah kekuatan besar dalam mewujudkan lingkungan bersih, hijau, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

(Sukardi)

Penulis: SukardiEditor: Arman