Berita  

Semarak Hari Anak Nasional 2026 di Kota Bekasi, Pemkot Gelar Pawai dan Layanan Publik Gratis

Arman

 

MITRANEWS, Kota Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 secara meriah di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Ahmad Yani, Minggu (2/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen pemerintah dalam mewujudkan Kota Bekasi sebagai Kota Layak Anak sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan dan pemenuhan hak anak.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pawai Hari Anak Nasional yang diikuti ribuan anak bersama masyarakat. Selain itu, berbagai layanan publik gratis turut dihadirkan untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan pemerintah maupun layanan kesehatan.

Sejumlah instansi membuka stan pelayanan, di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi yang memberikan layanan administrasi kependudukan serta Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang menyediakan edukasi dan pemeriksaan kesehatan anak.

Baca Juga:  Menilik Geliat Pondok Tahfidz Ma'had Askar Qur’an: Mencetak Generasi Penghafal Al-Qur’an, Menembus Ribuan Santri di Penjuru Nusantara

Peringatan HAN 2026 dihadiri langsung oleh Wali Kota Bekasi, Dr. Tri Adhianto Tjahyono, bersama Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Abdul Harris Bobihoe, M.Si.

Dalam sambutannya, Wali Kota Bekasi mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membangun lingkungan yang aman bagi anak, termasuk mencegah pernikahan usia dini yang dinilai dapat berdampak pada tingginya angka perceraian dan kondisi psikologis anak.

“Pernikahan usia dini mungkin salah satunya menyebabkan hari ini Kota Bekasi juga cukup besar terkait dengan perceraian yang ada. Kita yakini bahwa satu proses perceraian itu sesuatu yang halal dan boleh oleh agama, tetapi yakinkan bahwa anak akan menjadi korbannya. Mereka pasti akan mendapatkan luka. Oleh karena itu mari kita lindungi anak-anak kita,” ujar Tri Adhianto.

Baca Juga:  Turnamen DEN SAKTI CUP 2026 Wadah Pembinaan Generasi Muda

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bekasi, Dr. Abdul Harris Bobihoe, M.Si., menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan inklusif bagi seluruh anak, termasuk anak penyandang disabilitas.

Menurutnya, pemerintah terus memperkuat upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah serta menyiapkan pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) di seluruh kecamatan.

“Di sekolah kita lindungi mereka dari bullying dan berbagai bentuk kekerasan lainnya. Melalui Dinas Sosial, kami juga memberikan fasilitas pendidikan yang setara bagi anak-anak disabilitas. Insyaallah Sekolah Luar Biasa akan dibangun di 12 kecamatan,” tegas Abdul Harris mengakhiri pembicaraan.

Baca Juga:  Presiden Putin Sampaikan Ucapan Natal dan Tahun Baru 2026 kepada Presiden Prabowo

Kontributor : A. Ramadhan
Editor : Imam Setiadi