Petani di Desa Situmbuk resmi memulai musim tanam hari ini, Kamis 6 Agustus 2026. Dengan semangat dan doa bersama, mereka kembali ke sawah setelah menunggu musim hujan dan irigasi siap.
Musim Tanam Dimulai petani
Situmbuk memulai aktivitas pengolahan lahan dan pembibitan padi untuk musim tanam baru. Traktor, cangkul, dan benih mulai bergerak serentak di hamparan sawah.
Para petani Desa Situmbuk, kelompok tani setempat, serta penyuluh pertanian dari dinas terkait. Warga dari generasi tua sampai pemuda ikut turun membantu.
Lokasi: Desa Situmbuk, hamparan persawahan warga. Desa ini dikenal sebagai salah satu lumbung pangan andalan di wilayah Sumatera Barat .
Hari ini, Kamis 6 Agustus 2026. Waktu dipilih setelah saluran irigasi dipastikan mengalir lancar dan prediksi cuaca mendukung.
Untuk mengejar jadwal tanam agar panen bisa tepat waktu sebelum puncak musim hujan. Memulai lebih awal juga membantu menghindari hama dan memastikan ketersediaan beras untuk beberapa bulan ke depan.
Dimulai dengan ritual doa bersama di pematang sawah, dilanjutkan pengolahan tanah dengan traktor dan manual. Setelah itu dilakukan penyemaian benih, pembuatan pematang, dan pengaturan aliran air. Kelompok tani juga membagi jadwal agar air irigasi cukup untuk semua lahan.
Fauji Warga, “Kami sudah nunggu lama. Alhamdulillah air sudah ada, tanah sudah siap. Mudah-mudahan musim ini hasilnya bagus,” ujar salah satu petani Situmbuk saat mulai membajak.
Awal musim ini jadi sinyal baik bagi ketahanan pangan lokal. Pemerintah desa berharap hasil panen nanti bisa meningkat 10-15% dibanding musim sebelumnya, dengan dukungan pupuk subsidi dan pendampingan teknis.












