MITRANEWS, Tangerang, – Cita rasa yang tak pernah akan dilupakan saat mampir di rumah makan kampung keci Tangerang, menghadirkan nuansa alam pedesaan yang asri.
1. AKAR SEJARAH BRAND KAMPUNG KECIL
Kampung Kecil itu bukan warung biasa, ini brand restoran Sunda / Nusantara yang sudah jadi raksasa.
– Pemilik: Dikelola oleh PT Bakul Nasi Bersama.
– Konsep awal: Lahir sekitar awal 2000-an dari keresahan orang Jakarta yang kangen makan di saung.
– Waktu itu restoran Sunda masih identik dengan tempat mahal & formal. Kampung Kecil bikin terobosan :
– makan lesehan di bale-bale bambu di atas kolam, harga paket keluarga terjangkau.
– Ciri khas yang bikin viral sampai sekarang:
– Desain bale-bale tradisional berbahan bambu dan rotan, dikelilingi kolam air yang menambah kenyamanan dan kesan autentik
– Dapur terbuka, masak pakai tungku, aroma kayu bakar
– Sistem jalan-jalan di dalam resto dikasih nama unik :
“Jl. Bersama Kita Sampai Tua” dll
– Menu andalan Nusantara: Gurame Bakar Hotplate, Udang Cobek Mertua, Iga Bakar Madu, Sop Iga dan berbagai menu khas lainnya.
Dari 1 cabang di Jakarta, sekarang sudah lebih dari 50 cabang di seluruh Indonesia.
dari Medan, Pekanbaru, Jakarta, sampai Tangerang.
2. KENAPA BUKA DI KELAPA DUA – TANGERANG
Kelurahan Kelapa Dua itu bukan kelurahan biasa. Ini pusat pertumbuhan baru Kabupaten Tangerang.
Kampung Kecil masuk ke Kelapa Dua sekitar tahun *2018-2020*, pas booming perumahan Gading Serpong, Lippo Village, dan Islamic Village.
Targetnya jelas :
– Keluarga muda di Gading Serpong & Karawaci yang butuh tempat makan keluarga besar kapasitas 50-100 orang.
– Karyawan kawasan industri Curug & Binong
– Acara arisan, lamaran, sampai wedding – karena Kampung Kecil Kelapa Dua itu luas.
Data cabang sejenis di Tangerang Selatan saja: luas bangunan sekitar *2.000 m2 dari total lahan 4.000 m2, kapasitas 500 orang*, format lesehan, meja kursi, plus VIP room karaoke, bisa buat wedding.
> Target kunjungan per hari sekitar 1.000 orang- itu target manajemen untuk kawasan Tangerang.
3. CERITA DETAIL – SUASANA DI KAMPUNG KECIL KELAPA DUA
Kalau kamu masuk ke Kampung Kecil Kelapa Dua,
*ceritanya begini* :
1 : Masuk Desa
Begitu masuk, kamu bukan masuk restoran,tapi masuk kampung.
Jalan setapak dari batu, kanan kiri kolam ikan gurame & nila hidup. Bale-bale bambu disusun melingkar di atas air. Lampu gantung kuning temaram.
2 : Makan Seperti di Rumah Nenek
Pelayan datang bawa bakul nasi besar ditutup daun pisang. Menu di Kelapa Dua yang paling laris :
1. Paket Gurame Cobek Mertua – gurame goreng garing disiram sambal cobek pedas segar.
2. Paket Liwet – nasi liwet, ayam goreng, tahu tempe, lalapan, sambal dadak.
3. Kangkung Oseng & Sayur Asem – ini yang bikin nagih
Semua disajikan di tampah / piring seng jadul.
3 : Kenapa Bertahan ?
Di Kelapa Dua banyak restoran modern kalah, tapi Kampung Kecil bertahan karena 3 rumus:
1. Rasa Konsisten : Bumbu Sunda yang tidak terlalu pedas, cocok buat anak kecil sampai kakek nenek.
2. Tempat = Mainan: Anak-anak bisa lihat ikan, bisa lari-lari di saung, orang tua bisa ngobrol lama tanpa diusir.
3. Harga Paket Mulai Rp 35rb-an per orang sudah kenyang, kalau rame-rame lebih murah.
(Puryono)












