100 Tokoh di Medan Tandatangani Maklumat KAMI

0
41

MEDAN-MITRANEWS : Seratus tokoh di Medan ikut menandatangani “Maklumat Menyelamatkan Indonesia” yang dibacakan pada saat Deklarasi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Sumut yang diadakan di Doha Room Hotel Madani Medan, Selasa (18/08/2020). Pada saat yang sama juga di Tugu Proklamasi di Jakarta juga diadakan Deklarasi KAMI secara nasional.
Di antara tokoh yang ikut menandatangani maklumat itu diantaranya Prof. Dr. H. Usman Pelly, MA, K. H Zainuddin, Ust. H. Azwir Ibnu Aziz, Dr. M. Zahrin Piliang, MSi, Dr. Shohibul Anshor Siregar, MSi, Dr. Abdul Hakim Siagian, SH, Mhum, Dr. Ali Yusran Gea, SH,MH, MKn, H. Amiruddin, Rafriandi, SE, MT, Drs. Rafdinal, MAP, Zulbadri, SH, Drs. H. Ahmad Mulyadi, Drs. Harun Al Rasyid, Hendry Piliang, S.Kom., M.Kom, Datuq Adil Haberhams, SE, H. Irhamuddin Siregar, MA, Drs. Aidan Nazwir Panggabean, Ust, H. Indra Suheri, Ust. Zulkarnain SS, Angga Fahmi dan puluhan tokoh perempuan (omak-omak) diantaranya Savitri Utamai dan Hidayati, SSos.
Sebelumnya Dr. Al Yusran Gea, SH, MHum, MKn membacakan maklumat setebal 13 halaman yang pada bagian awal menyoroti kondisi bangsa Indonesia saat ini di bidang ekonomi, politik, sosial budaya, hukum dan HAM, serta sumber daya alam. Maklumat itu juga menyampaikan delapan tuntutan pada penyelenggara negara (MPR RI, DPD RI, DPR RI dan Presiden) diantaranya menuntut Presiden untuk bertanggung jawab sesuai sumpah dan janji jabatannya serta mendesak lembaga-lembaga negara (MPR, DPR, DPD dan MK) untuk melaksanakan fungsi dan kewenangan konstitusionalnya demi menyelamatkan rakyat, bangsa dan negara Indonesia.
Acara Deklarasi KAMI di Medan diawali dengan orasi kebangsaan lima orang tokoh yaitu Prof. Dr. H. Usman Pelly, MA, Dr. Abdul Hakim Siagian, SH, MH, Dr. Sohibul Ansor Siregar, MSi, Dr. M. Zahrin Piliang, MSi dan Ustd. Azwir Ibnu Aziz yang membahas kondisi bangsa Indonesia dalam berbagai bidang.
Dalam orasinya, Prof. Dr. H. Usman Pelly, MA mengatakan gerakan KAMI adalah gerakan untuk meluruskan sejarah bangsa Indonesia yang mulai menyimpang dari cita-cita kemerdekaan Indonesia.”Jadi gerakan KAMI ini tidak perlu ditakuti atau dikhwatirkan, sebaliknya akan menjadi sangat penting untuk meluruskan sejarah bangsa,” kata tokoh Angkatan 66 KAPPI/KAMI ini.
Lebih lanjut, Usman Pelly mengatakan, saat ini sudah banyak terjadi penyelewengan dalam pengelolaan negara, oleh karena itu merupakan kewajiban kita bersama untuk meluruskannya. Penyelewengan ideologi Pancasila sudah mencapai titik nadir. Berdosa kita bila tidak menghentikan terjadinya penyelewengan-penyelewengan tersebut,” kata Guru Besar Antropologi Budaya tersebut.
Dalam sambutannya, Inisiator KAMI Sumut Zulbadri SH mengatakan, deklarasi KAMI Sumut yang dilaksanakan secara serentak dengan deklarasi di Jakarta dan berbagai kota di seluruh Indonesia itu serta luarnegeri terselenggara secara spontan dan simultan karena dukungan penuh para tokoh yang dilatarbelakangi rasa keprihatinan dterhadap kondisi bangsa saat ini. “Dipersiapkan dalam waktu empat hari saja, namun berkat dukungan penuh para tokoh dan para deklarator, deklarasi ini dapat terselenggara dengan baik,” kata tokoh muda ini lagi.
Sementara itu, Ketua Panitia Kerja Deklarasi KAMI Sumut, Dr. Ali Yusran Gea, SH, MH, MKn, mengatakan dirinya merasa terpanggil untuk mendeklarasikan KAMI di Sumut karena yakin KAMI merupakan wadah gerakan moral yang memang sangat diperlukan saat ini untuk menyelamatkan Indonesia. “Kita harus mengembalikan perjalanan bangsa dan negara ini ke jalan yang benar,” katanya Gea yang sehari-hari berprofesi sebagai advokat ini. (*)

Reporter:
Dewani Dalimunte
Editor:
Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here