Partai Baru ‘Teriak’ Tak Bisa Kampanye di Media Sosial

0
136

Medan — Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang partai politik melakukan sosialisasi atau kampanye sebelum tanggal yang telah ditetapkan, 23 September 2018.

Selama masa jeda sekitar tujuh bulan sebelum masa kampanye, setiap partai politik hanya diperbolehkan menggelar sosialisasi internal. Partai politik dilarang menggunakan alat media apapun untuk bersosialisasi, termasuk lewat media sosial.

Peraturan tersebut menuai protes partai baru di Indonesia. Sekjen Partai Garuda Abdullah Mansyuri menganggap aturan yang dibuat KPU tidak adil bagi partai baru.

“Sangat sulit kalau media dikunci karena anak muda aware di media sosial. Dan ini tidak mencerminkan kesetaraan dan keadilan bagi partai baru,” kata Mansyuri di Hotel Sari Pan Pasific, Senin (26/2).

Mansyuri berpendapat, KPU harusnya bisa mengakomodasi kebutuhan partai baru untuk bersosialisasi. Waktu tujuh bulan sampai 23 September mendatang harusnya bisa dioptimalkan untuk sosialisasi partai baru.

“Kalau iklan setelah 23 September tidak efektif karena partai besar punya nama besar dan media lebih lama dan pastinya uang lebih banyak,” tegas dia.(*)

 

Sumber :

CNN Indonesia

Editor :

Siti Aisyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here