Mitranews, JAKARTA — Kontingen bulu tangkis Indonesia resmi mengakhiri rangkaian tur Eropa BWF World Tour selama tiga pekan berturut-turut dengan membawa pulang dua gelar juara dan dua posisi runner-up. Rangkaian turnamen tersebut meliputi Denmark Open Super 750, French Open Super 750, serta Hylo Open Super 500 yang berlangsung sejak 13 Oktober hingga 1 November 2026.
Gelar pertama dibuka oleh pasangan ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di ajang Denmark Open 2026 yang digelar di Jyske Bank Arena, Odense. Di partai puncak pada Minggu (18/10), Fajar/Fikri tampil dominan dan menumbangkan pasangan Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, dengan skor telak 21-8, 21-11 dalam durasi 31 menit. Hasil ini menjadi gelar BWF World Tour ketiga bagi Fajar/Fikri di sepanjang musim 2026 setelah sebelumnya menjuarai Japan Open dan China Open.
Pada pekan kedua di French Open 2026 yang berlangsung di Arena Grand Paris, Indonesia harus puas tanpa gelar juara. Pemain muda tunggal putra Moh. Zaki Ubaidillah (Ubed) menjadi satu-satunya wakil Indonesia di final, namun harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah Christo Popov lewat pertarungan rubber game 11-21, 21-14, 13-21 pada Minggu (25/10). Meski kalah, Ubed mencatatkan pencapaian penting dengan menembus final Super 750 pertamanya.
Indonesia menambah koleksi trofi pada pekan ketiga lewat pasangan ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti (Tiwi/Fadia) di Hylo Open 2026, Saarbrücken, Jerman. Tiwi/Fadia sukses menyabet gelar juara usai mengalahkan pasangan unggulan pertama asal Taiwan, Hsu Yin-Hui/Lin Jhih Yun, dua gim langsung 21-18, 21-19 pada Minggu (1/11). Capaian ini menjadi gelar Super 500 pertama bagi Tiwi/Fadia sejak dipasangkan sekaligus mengamankan posisi mereka menembus peringkat 10 besar dunia.
Sayangnya, torehan gelar di Jerman gagal bertambah setelah tunggal putra Jonatan Christie takluk dari wakil India, Lakshya Sen, dengan skor 17-21, 10-21 di final Hylo Open dan harus puas menyandang status runner-up.
Secara keseluruhan, sektor ganda kembali menjadi penopang utama prestasi Merah Putih dalam mengarungi rangkaian turnamen di Eropa musim ini dengan torehan dua gelar dari ganda putra dan ganda putri, serta dua predikat runner-up dari sektor tunggal putra.












