Berita  

Rayakan Milad Ke-16 Rindang Indonesia Teguhkan Komitmen “Merangkul Yatim Membangun Negeri”

Tatang Sunardi

MITRANEWS, Jakarta Timur. — Yayasan Rindang Indonesia Foundation (RIF) memperingati Milad ke-16 dengan penuh haru dan semangat pengabdian. Perayaan bertajuk “16 Tahun Rindang Indonesia Foundation Bersama Yatim Membangun Masa Depan: Menebar Kebaikan – Merangkul Yatim Membangun Negeri” digelar di UPT Pusat Pelatihan Seni Budaya, Satpel Jakarta Timur, Sabtu, 6 September 2026.

Seni teatrikal kolosal drama
Seni teatrikal kolosal drama.

Acara ini dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, aparatur pemerintah setempat, para pecinta yatim, serta 500 anak yatim binaan dari berbagai cabang. Cabang binaan tersebut tersebar di Pondok Melati, Jati Makmur–Pondok Gede, Indramayu, Karawang, hingga Cariu, Bogor.

 

Ketua Umum Rindang Indonesia, M. Adhi Pamungkas, menyampaikan capaian selama 16 tahun perjalanan yayasan.

“Alhamdulillah, hingga saat ini Rindang Indonesia telah membina 1.019 warga binaan dengan total 120.000 penerima manfaat. Visi kami jelas: membangun karakter yang agamais, nasionalis, dan berjiwa bisnis,” ujarnya.

Baca Juga:  Potensi Pantai Utara Cilincing: Laut, Wisata, dan Harapan Baru Jakarta Utara

 

Iptu Slamet Riyadi, Sesepuh dan Pecinta Yatim Rindang Indonesia, mengenang panjangnya perjalanan 2 windu yayasan ini.

“Banyak dinamika yang mengiringi. Dari hanya 3 lokal ruko, kini telah berdiri Istana Yatim Rindang di Jati Makmur, Bekasi. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita ikhlas mengabdi,” tuturnya penuh semangat.

 

Aswar Wahab, Dewan Penasihat Rindang Indonesia, juga memberikan dukungan. “Saya doakan Ustaz Adhi beserta seluruh tim Rindang selalu diberi kesehatan. Saya akan terus bersama Rindang,” katanya.

Dalam momentum ini, diberikan pula plakat penghargaan kepada para pecinta yatim atas dukungan selama 16 tahun.

M. Adhi Pamungkas berikan Plakat Cinderamata kepada Aswar Wahab Atas kecintaan dukunganya selama ini
M. Adhi Pamungkas berikan Plakat Cinderamata kepada Aswar Wahab Atas kecintaan dukunganya selama ini.

Suasana semakin meriah dengan penampilan kreativitas anak-anak binaan: tari tradisional, pembacaan puisi, paduan suara lagu kebangsaan, seni angklung dari Jawa Barat, hingga teatrikal kolosal. Penampilan ini menjadi bukti bahwa anak-anak yatim Rindang tidak hanya dibina secara spiritual, tetapi juga seni dan budaya.

Baca Juga:  Mbappe Rebut Puncak Daftar Top Skor Sementara Piala Dunia 2026

 

Seni Budaya lokal daerah diangkat dalam pertunjukan Milad Rindang Indonesia
Seni Budaya lokal daerah diangkat dalam pertunjukan Milad Rindang Indonesia.

A. Alamsyah, Dewan Penasihat Rindang Indonesia, menegaskan bahwa Milad ke-16 harus menjadi titik muhasabah dan kebangkitan.

“Rindang Indonesia harus menjadi tempat kesejukan dan kenyamanan. Ikuti perkembangan zaman, tetapi jangan sampai kehilangan jati diri bangsa. Semoga kehadiran Rindang terus memberi kontribusi positif dan kemaslahatan bagi umat,” pesannya.

Ucapan selamat juga disampaikan Mayjen TNI Ujang Darwis, Panglima Kodam II/Sriwijaya, atas Milad ke-16 Rindang Indonesia.

Ucapan Semat Milad 16 Tahun Rindang dari Mayjen Ujang Darwis Panglima Kodam II/Sriwijaya
Ucapan Semat Milad 16 Tahun Rindang dari Mayjen Ujang Darwis Panglima Kodam II/Sriwijaya

Acara ditutup dengan Doa Istighosah yang dipimpin Ustadz Kosasih, Wakil Ketua Umum/Ketua DKM Masjid Al-Wahab. Beliau memohon agar seluruh program Rindang Indonesia diridai Allah SWT, sukses, dan diberkahi.

Baca Juga:  Ketua Umum LINK'N Edi Sastro SH Hadiri Milad Al-Zaytun ke-27

 

Dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolis kepada 500 anak yatim yang diwakili oleh pengurus, sesepuh, dan para pecinta yatim.

Alhamdulillahirabbil’alamin

 

(Irwandi)

Penulis: IrwandiEditor: Arman