MITRANEWS, Malang. – Dosen Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah PGMI Institut Agama Islam AL-AZIS Al-Zaytun Indramayu Jabar ikut serta dalam Musyawarah Kerja Nasional Mukernas ke-12 Perkumpulan Dosen PGMI se-Indonesia. Kegiatan nasional ini digelar pada 25 s.d 27 Juni 2026 di Kota Malang, Jawa Timur.
Kehadiran IAI AL-AZIS Al-Zaytun menjadi bentuk kontribusi aktif kampus dalam merumuskan arah pendidikan guru madrasah ibtidaiyah di Indonesia.
Mukernas ke-12 Bahas Penguatan Guru MI Era Kurikulum Merdeka
Mukernas tahun ini mengangkat tema “Mewujudkan Dosen PGMI yang Inovatif, Literat, dan Berdaya Saing Global”. Sebanyak 100 lebih dosen PGMI dari 120 PTKI se-Indonesia hadir secara luring di Universitas Islam Negeri Malang.

Rangkaian kegiatan meliputi:
1. Sidang Pleno dan Komisi : Membahas revisi kurikulum MBKM PGMI, standar sertifikasi dosen, dan penguatan riset.
2. Seminar Nasional : Menghadirkan pakar pendidikan dasar untuk membedah tantangan literasi dan numerasi di Madrasah Ibtidaiyah.
3. Penetapan Program Kerja 2026-2028 : Termasuk rencana jurnal bersama, pelatihan nasional, dan kolaborasi antar kampus.
Ketua Umum Perkumpulan Dosen PGMI se-Indonesia, Prof. Dr. H. Ahmad Fauzi, http://M.Pd, menegaskan pentingnya peran dosen. “Guru MI adalah fondasi. Dosen PGMI harus menjadi lokomotif perubahan agar lulusan MI siap menghadapi tantangan abad 21,” ujarnya.
IAI AL-AZIS Al-Zaytun Tunjukkan Kiprah Aktif
Perwakilan dari IAI AL-AZIS Al-Zaytun yang hadir adalah Kaprodi PGMI Ibu Dr. Nurul Hidayah, http://M.Pd., didampingi dua dosen muda PGMI. Tim IAI AL-AZIS Al-Zaytun aktif dalam Komisi Riset dan Pengabdian Masyarakat.
“Alhamdulillah kami bisa hadir dan berbagi praktik baik dari Indramayu Jabar Fokus kami adalah model pembelajaran literasi Al-Qur’an yang menyenangkan dan berbasis proyek untuk anak MI. Ini kami angkat sebagai salah satu rekomendasi Mukernas,”
Partisipasi ini juga membuka peluang kerja sama riset, pertukaran dosen, dan program magang mahasiswa PGMI IAI AL-AZIS Al-Zaytun dengan kampus-kampus PTKI lain di Jawa Timur.
Tiga Hasil yang Dibawa Pulang ke kampus IAI AL Azis Al zaiytun
Setelah mengikuti tiga hari Mukernas, PGMI IAI AL-AZIS Al-Zaytun membawa pulang tiga poin tindak lanjut:
1. Pengembangan Kurikulum : Sinkronisasi mata kuliah PGMI dengan capaian literasi-numerasi dan P5 Kurikulum Merdeka.
2. Penguatan Publikasi: Membentuk “Rumah Jurnal Dosen” untuk mendorong dosen PGMI tembus Sinta 3 dan Sinta 2.
3. Sekolah Mitra MI: Menambah jumlah Madrasah Ibtidaiyah binaan di wilayah Indramayu Jabar sebagai laboratorium praktik mahasiswa.
Rektor IAI AL-AZIS Al-Zaytun, Datuk Sir Iman Prawoto.KRSS MBA CRBC menyampaikan apresiasi. “Kami bangga dosen PGMI AL-AZIS Al-Zaytun ikut mengawal kebijakan nasional. Harapannya ilmu dan jejaring dari Malang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarak ,”Indramayu tuturnya.
Mukernas ditutup dengan pembacaan “Deklarasi Malang” oleh seluruh peserta sebagai komitmen bersama memajukan mutu PGMI Indonesia.
(B.Sanjaya)












