MITRANEWS, Sport. – Setelah mengalahkan Prancis 3-1 di partai final hari ini. Dominasi Negeri Tirai Bambu kembali terasa, meski Prancis sempat kasih perlawanan sengit di beberapa laga.
Drama tiga gim jadi kunci kemenangan China
Laga pembuka langsung panas. Shi Yu Qi butuh tiga gim buat taklukkan Christo Popov 21-16, 16-21, 21-17. Pertandingan alot yang bikin penonton tahan napas sampai poin terakhir. Sayangnya momentum China sempat patah di partai kedua. Li Shi Feng justru tumbang straight game 13-21, 10-21 dari Alex Lanier, bikin skor imbang 1-1.
Weng Hong Yang penyelamat, ganda putra kunci kemenangan
Titik balik ada di partai ketiga. Weng Hong Yang menang tipis 22-20, 20-22, 21-19 atas Toma Junior Popov. Dua gim pertama udah kayak roller coaster, dan gim penentuan jadi adu mental. China akhirnya unggul 2-1.
Paku terakhir ditancapkan ganda putra HE Ji Ting dan REN Xiang Yu. Mereka tampil solid dan langsung tuntas dalam dua gim 21-13, 21-16 melawan Eloi Adam dan Leo Rossi. Skor 3-1, dan match kelima antara Liang Wei Keng/Wang Chang vs duo Popov pun nggak perlu dimainkan lagi.
Ini bukan sekadar kemenangan biasa. Prancis tahun ini muncul sebagai kuda hitam dengan duo bersaudara Popov yang performanya naik drastis. Tapi China tetap nunjukin kedalaman skuadnya – empat pemain tunggal dan ganda semuanya bisa diandalkan di momen krusial. Shi Yu Qi dan Weng Hong Yang jadi pahlawan dengan kemenangan tiga gim yang bikin adrenalin naik.
Pertandingan ini juga nunjukin kalau persaingan badminton putra makin merata. Dulu China vs Indonesia atau China vs Denmark yang jadi langganan final, sekarang Prancis mulai masuk radar ancaman. (Fajri)












