Berita  

Brigjen Hengki Haryadi Jadi Kapolda Papua Barat Daya, Sang Penakluk Premanisme Dapat Tugas Baru

Tatang Sunardi

MITRANEWS, Jakarta. — Nama Brigjen Pol Hengki Haryadi kembali menjadi sorotan. Jenderal polisi yang dikenal tegas dalam memberantas premanisme dan kejahatan jalanan itu resmi mendapat amanah baru sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

 

Penunjukan tersebut dilakukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026.

 

Promosi ke Wilayah Timur Indonesia

Brigjen Pol Hengki Haryadi sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Riau. Kini, alumni Akpol 1996 tersebut dipercaya memimpin Polda Papua Barat Daya, salah satu wilayah kepolisian di kawasan timur Indonesia.

 

Penugasan ini menjadi langkah penting dalam perjalanan karier Hengki. Berbekal pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum, ia diharapkan mampu memperkuat keamanan serta menjaga stabilitas kamtibmas di Papua Barat Daya.

Baca Juga:  Presiden Prabowo: Pihak Asing Sering Ganggu Kekayaan Alam Indonesia

 

Rekam Jejak Tegas Berantas Premanisme

Sebelum menduduki sejumlah jabatan strategis, Hengki dikenal luas karena kiprahnya di bidang reserse kriminal. Namanya semakin mencuat ketika ia terlibat dalam penanganan kelompok premanisme di Jakarta.

 

Salah satu catatan yang paling dikenal adalah keterlibatannya dalam penangkapan Rosario de Marshall alias Hercules. Hengki tercatat memimpin penangkapan tersebut dalam dua kesempatan, yakni pada 2013 saat menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan kembali pada 2018 ketika menjabat Kapolres Metro Jakarta Barat.

 

Rekam jejak tersebut membuat sosok Hengki kerap dipandang sebagai figur polisi yang memiliki keberanian dan pengalaman dalam menghadapi kejahatan jalanan serta aksi premanisme.

Baca Juga:  Bakesbangpol Jakut Dukung UKW Angkatan ke-65, Dorong Wartawan Profesional dan Berintegritas

 

Tantangan Baru di Papua Barat Daya

 

Kini, tantangan berbeda menanti Brigjen Hengki Haryadi di Papua Barat Daya. Pengalaman di lapangan diharapkan menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai persoalan keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut.

 

Brigjen Pol Hengki Haryadi.

Apa: Ditunjuk sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

Kapan: Berdasarkan Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026.

 

Papua Barat Daya.

Mengapa: Sebagai bagian dari mutasi dan promosi jabatan Polri sekaligus memperkuat kepemimpinan serta keamanan di wilayah tersebut.

 

Dengan membawa pengalaman panjang di bidang reserse dan pemberantasan kejahatan jalanan.

Baca Juga:  Mimpi Juara Sirna! Persija Dipastikan Gagal Angkat Trofi Super League 2025/2026

 

Dari Jakarta melawan premanisme, kini sang penegak hukum mendapat panggung baru di ujung timur Indonesia. Selamat bertugas, Brigjen Pol Hengki Haryadi! 🇮🇩

 

#PolisiJujur #BrigjenHengki #BerantasPremanisme #KapoldaPapuaBaratDaya #Polri #Indonesia

Penulis: FajriEditor: Arman