Berita  

ART Indonesia Diduga Jadi Korban Kekerasan Majikan di Malaysia, Publik Geram dan Tuntut Keadilan

Tatang Sunardi

MITRANEWS, Malaysia. – Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan kekerasan terhadap seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Indonesia di Malaysia. Rekaman yang viral pada Jumat (12/6/2026) itu memicu gelombang kecaman dari masyarakat Indonesia yang menuntut keadilan bagi korban.

 

Dalam video yang beredar luas, seorang majikan terlihat melakukan tindakan kasar terhadap pekerja migran Indonesia setelah muncul dugaan bahwa korban telah menyakiti anak majikan tersebut. Namun, fakta yang kemudian terungkap justru menunjukkan hal berbeda.

 

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, anak tersebut diketahui terjatuh akibat kecelakaan dan tidak ditemukan bukti bahwa korban melakukan tindakan yang dituduhkan. Temuan ini memicu kemarahan publik karena korban diduga mengalami perlakuan kasar atas tuduhan yang tidak terbukti.

Baca Juga:  Harry Febriansyah: Lawang Pitu dan Musisi Rock Papan Atas Siap Menggebrak Kota Tegal dengan Konser Musik Rock yang Spektakuler

 

Peristiwa ini kembali menyoroti persoalan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Banyak pihak menilai bahwa pekerja migran yang berangkat untuk mencari nafkah secara halal harus mendapatkan perlindungan hukum dan perlakuan yang manusiawi.

 

Masyarakat pun mendesak Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, KBRI Kuala Lumpur, serta instansi terkait untuk memberikan pendampingan hukum dan memastikan keselamatan korban. Selain itu, publik juga berharap proses hukum terhadap pelaku dapat berjalan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku di Malaysia.

Baca Juga:  Langkah Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal, Pulang Bawa Perunggu

 

Tak sedikit warganet yang meminta agar korban segera mendapatkan perlindungan maksimal, termasuk pemulihan fisik dan psikologis setelah peristiwa yang dialaminya. Banyak yang berharap korban dapat kembali berkumpul bersama keluarganya di Indonesia setelah seluruh hak-haknya terpenuhi.

 

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap pekerja migran harus terus diperkuat. Setiap bentuk kekerasan, terlebih yang terjadi atas dasar tuduhan yang belum terbukti, tidak boleh dibiarkan dan harus diproses sesuai hukum yang berlaku. (Fajri)

Baca Juga:  Menag Kecam Penembakan di New Zealand: Tak Berperikemanusiaan!

 

#KeadilanUntukPMI

#StopKekerasanPekerjaMigran

#PulangkanKorban

#Sorotan

#Pengikut