Berita  

Serangan AS-Israel Tewaskan Ratusan Warga Sipil Iran

Tatang Sunardi

MitraNews, Jakarta – Pemerintah Iran mengumumkan lebih dari 555 warga sipil tewas, termasuk lebih dari 200 anak-anak, dalam serangan udara AS-Israel. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyatakan hal ini dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/3).

“Dalam serangan ini, mereka menyerang masyarakat Iran yang tidak berdosa. Mereka menyerang sekolahan anak-anak yang masih duduk di bangku SD, menyebabkan anak SD dan masyarakat sipil mencapai tingkat kesyahidan,” kata Boroujerdi dengan nada tegas.

Baca Juga:  Sambut KTT ASEAN Ke-42, Kementerian PUPR Tingkatkan Fasilitas Penunjang di Kawasan Labuan Bajo - Tana Mori

Boroujerdi menegaskan serangan terhadap Iran masih terus berlangsung dan tidak hanya menyasar instalasi militer. Gempuran rudal telah mengenai rumah penduduk, fasilitas kesehatan, dan gedung sekolah, membuat jumlah korban sipil melonjak tajam.

Iran menilai agresi AS-Israel melanggar kedaulatan negara dan prinsip hukum internasional. Teheran berhak melakukan serangan balasan ke pangkalan-pangkalan AS di negara-negara sekitar Iran yang digunakan sebagai titik peluncuran operasi militer.

Baca Juga:  ILUNI SMANSA Cibinong: Bangun Jembatan Persaudaraan dan Kolaborasi Lintas Generasi

Kondisi lapangan sangat memilukan, dengan fasilitas vital seperti rumah sakit, sekolah, dan permukiman padat penduduk berubah menjadi puing-puing. Iran mengutuk keras serangan ini dan menuntut pertanggungjawaban internasional. Komunitas internasional masih menunggu langkah diplomatik lanjutan untuk meredakan ketegangan yang terus meningkat.

By Haris