Prabowo Tegaskan Persatuan Pusat dan Daerah dalam Rakornas 2026

MITRANEWS, – Bogor. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya persatuan dan soliditas nasional dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Di hadapan ribuan kepala daerah, pimpinan kementerian, serta pejabat strategis nasional, Presiden Prabowo menekankan bahwa perbedaan pandangan dan dinamika politik merupakan bagian yang tak terpisahkan dari sistem demokrasi. Namun, setelah seluruh proses politik selesai, seluruh elemen bangsa diminta untuk kembali bersatu demi kepentingan rakyat dan pembangunan nasional.

Baca Juga:  Pentingnya Pendidikan SNKB Bantu Anak Putus Sekolah Raih Kesetaraan

“Pemerintah pusat dan daerah harus berjalan seiring, saling menguatkan, dan mengesampingkan perbedaan demi tujuan yang lebih besar, yakni kesejahteraan rakyat,” tegas Presiden dalam arahannya.

Prabowo juga menekankan bahwa Rakornas ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pusat dan daerah, terutama dalam menjalankan program prioritas nasional, menjaga stabilitas, serta memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Baca Juga:  Ayup Sebagai Pengurus Merasa Bahagia Melihat Keseruan Warga RT.003 RW.006 Desa Sukamulya Cisereuh Merayakan HUT RI ke-79

Sebagai kepala negara, Presiden menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh kepala daerah yang telah terpilih secara konstitusional agar mampu menjalankan amanah dengan baik, menjaga keamanan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terciptanya kerja sama yang harmonis lintas pemerintahan, sekaligus mempercepat realisasi agenda pembangunan nasional menuju Indonesia yang lebih maju dan berdaulat. (Imam)

Baca Juga:  Aksi Nyata Gema Indonesia Sejahtera Peduli dan Emil Salim Institute Peringati HKSN 2025 dan Milad ke-8

(Sumber: ANTARA News)

 

Penulis: Imam SetiadiEditor: Arman