Berita  

KNMP (Kampung nelayan merah putih) Mesin Baru Ekonomi Pesisir

Tatang Sunardi

MITRANEWS, Jakarta. – Sakti Wahyu Trenggono mentri kelautan dan perikanan menginformasikan tentang program pemerintah yaitu KNMP, kampung nelayan merah putih yg di programkan akan di bangun sebanyak 1.369 di tahun 2026.

 

Adapun program KNMP ini ialah Proyeksikan 2,8 juta ton ikan per tahun

Dan membuat kapal ikan sebanyak 1.582 kapal modern hingga 2028

Dengan jangkauan 12 mil.

Pembangunan kapal dan kampung nelayan merah putih sedang masa persiapan yang mana ini kedepannya akan menjadi mesin baru ekonomi pesisir dari nelayan sampai expor perikanan.

Komoditas andalan ikan yang menjadi andalan ialah ikan ikan laut sesuai kebutuhan masyarakat dan pasar.

Baca Juga:  Menjelang Masuk Sekolah, Jasa Potong Rambut Melimpah Rezeki

Pa mentri mencanangkan untuk expor kedepan jauh lebih tinggi pencapaiannya sepert expor ke amerika dan eropa.Maka quality dan quantity akan di selaraskan dengan kebutuhan pasar.

Seperti membuat mesin es yang mana bahan baku es tersebut dari air laut sehingga bisa memberikan kwalitas yang bagus untuk ikan.

Pa Mentri mengatakan akan memperkuat ketelusuran dari hulu sampai hilir.

Negara maritim harus menjadi pengexpor bukan pengimpor karna sesuai arahan pa Presiden bahwa kita adalah negara maritim.

Baca Juga:  Direktur BUMDes Sumberjaya Hadiri Pembinaan dan Pengelolaan BUMDes di Aula Kantor Bupati Bekasi

KKP juga akan mempercepat pembangunan K-SIGN untuk ROTE NDAO untuk kejar swasembada garam 2027.

 

Daerah nusa Tenggara Timur potensi sangat besar dan akan bekerja sama dengan berbagai kepala daerah dan juga masyarakat serta PLTU bersama PT GARAM untuk mencapai kebutuhan garam nasional.

 

Tidak ada karpet merah untuk investor tapi ini akan menjadi BUMN yang Dapat berdampak jangka panjang untuk kebaikan perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat.

 

Semua berharap kemajuan program KNMP dan para nelayan dapat menjadi satu penggerak perekonomian yang mandiri di Indonesia. (henry febrian)

Penulis: HenryEditor: Arman