Harapan Komunitas Madura Pada Pemerintah, Lomba Layang-layang Bisa Jadi Seni dan Budaya

Redaksi

MITRANews.co.id ,  Jakarta – Ratusan Peserta, mengikuti lomba layang-layang yang digelar pihak Komunitas Madura di lapangan terbuka Kelapa satu, Ujung Menteng, Jakarta Timur setempat, Sabtu (02/122023).

Lomba layang- layang yang sudah sekian kalinya digelar ini dilakukan untuk mempererat tali silaturahmi sesama warga Madura se-jabodetabek.

Korlap Sekaligus Panitia Lomba layang-layang Satilan Ruslan mengatakan, lomba digelar dalam rangka ajang silaturahmi antar warga Madura se-jabodetabek dengan harapan lomba layang-layang bisa menjadi bagian dari Seni dan budaya masyarakat kita,” katanya kepada awak media di lokasi lomba.

“Peserta dan jumlah layang-layang yang mengikuti ada sekitar 736 layang dengan Kategori Juara atas dan Juara bawah 1, 2 dan 3,” ujar Satilan Ruslan.

Satilan mengungkapkan, antusias peserta dalam lomba layang-layang cukup tinggi. Ini terbukti dari banyaknya peserta yang berpartisipasi ikut lomba dan juga perjuangan para tokoh-tokoh dan sesepuh Madura yang lebih awal memulainya.

Baca Juga:  Lomba Foto Color of Jakarta Kembali Digelar, Segera Daftar!

“Kalau dilihat peserta sangat antusias sekali . terbukti acara ini didukung oleh tuan rumah sekaligus panitia penyelenggara Bapak As’ad Polugebang dan Bapak Sarep Kelapa satu Pereng Taleh dan juga didukung oleh tokoh-tokoh Madura lain yaitu Suhedi Kelapa satu, Wardi Sanjaya Polugebang, Samsuri Cawang, Anwar Parung, H.Maulidi Parung, H.Ishak Taman mini ujar Satilan Ruslan yang juga sebagai Komisaris RJMTV.

Dalam lomba ini, lanjut Satilan Ruslan, dilaksanakan satu pekan kedepannya dan panitia sudah menyiapkan beberapa hadiah untuk juara atas dan juara bawah untuk Juara 1, 2 dan 3 berupa 1 unit motor kepada masing-masing juara.

Pada kesempatan yang sama, Johar Mewakili Ketua Panitia mengatakan lomba layang-layang ini sebagai ajang silaturahmi bagi warga Madura dan diharapkan acara ini berjalan dengan sukses dan lancar.

Baca Juga:  Kunjungan Kerja Kehormatan  Mahkamah Agung Singapura  di Sambut Baik  Oleh Prof. Syarifuddin

Untuk persiapan kita sudah siap untuk menggelar lomba satu pekan kedepannya,” kata Johar

Peserta dan Tokoh Madura sekaligus Pencinta Layang-layang yang rutin setiap perlombaan selalu hadir, H. Ishak Tamanmi ini didampingi H. Maulid Parung mengaku senang mengikuti lomba layang-layang ini, kehadiran saya oleh peserta lomba bagi mereka sangat perlu, menurutnya saya bisa mengayomi dan merangkul.

Mungkin lomba layang-layang hari ini terakhir, sebenarnya rencana lanjut diadakan di Tangerang, karena mengingat cuaca hujan terus jadi kondisinya tidak memungkinkan,” ujar H.Ishak.

H. Ishak menuturkan juga suka dukanya dalam layangan itu, sukanya bisa saling kenal, apalagi menjadi juara pasti senang bisa saling ngobrol satu sama lainnya, terus dukanya saat kita adu layang-layang tidak ada angin dan hujan,” Pungkasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh H. Maulidi Parung dan mewakili seluruh peserta yang hadir, ia sampaikan bahwa adu layang-layang, selain ajang silaturahmi merupakan tradisi juga bagi warga Madura untuk terus dipertahankan bisa dilaksanakan tiap tahun sehingga hubungan silaturahmi warga Madura makin kompak, solid dan harmonis.

Baca Juga:  sidang Praperadilan Kasus TPPU Panji Gumilang, Saksi : Menyumbang Al Zaytun dengan Ikhlas

Reporter : D.M. Pertiwi
Kameramen : Haris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *