Berita  

Tragedi di Perlintasan Bulak Kapal, Tabrakan Beruntun Tewaskan 14 Orang

Tatang Sunardi

MITRANEWS, BEKASI — Suasana duka menyelimuti Kota Bekasi menyusul kecelakaan hebat yang melibatkan dua rangkaian kereta api dan satu unit kendaraan listrik pada Senin malam (27/4/2026). Insiden tragis yang terjadi di Perlintasan Bulak Kapal ini dilaporkan merenggut 14 nyawa dan menyebabkan 81 penumpang lainnya luka-luka.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan data sementara yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula dari gangguan teknis kendaraan di perlintasan sebidang:

Pemicu Awal, Sebuah taksi listrik milik armada Green SM Indonesia diduga menerobos palang pintu perlintasan. Nahas, kendaraan tersebut mengalami mati mesin (mogok) tepat di tengah rel.

Benturan Pertama, KRL Commuter Line yang melintas tidak dapat melakukan pengereman mendadak secara maksimal dan menghantam taksi tersebut. KRL terhenti darurat dalam posisi yang sangat rentan.
Tabrakan Beruntun. Di saat yang hampir bersamaan, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju kencang dari arah belakang di jalur yang sama tidak sempat menghindar. Hantaman keras dari arah belakang tak terelakkan, mengakibatkan gerbong belakang KRL ringsek parah.

Baca Juga:  YCMI Gelar Cek Kesehatan Gratis dan Bazar Amal untuk Warga Kurang Mampu

Data Korban dan Evakuasi
Proses evakuasi berlangsung dramatis hingga dini hari tadi. Berikut adalah rincian terkini:

Keterangan sementara yang berhasil dihimpun, Korban Meningga 14 Orang Luka Berat 32 Orang Luka Ringan 49 orang, korban dirawat di RSUD Bekasi, dan sejumlah rumah sakit lainnya.

“Kami sedang fokus pada evakuasi penumpang yang terjepit di gerbong belakang. Kondisi rangkaian cukup rusak berat, sehingga membutuhkan alat potong hidrolik,” ujar salah satu petugas Tim SAR di lokasi.

Baca Juga:  Wali Kota Bekasi Tak Gunakan Tunjangan Perumahan dan Mobil Baru Sejak DiLantik

Dampak Perjalanan & Investigasi
Hingga Selasa pagi, jalur rel Bekasi arah Cikarang maupun Jakarta mengalami **lumpuh total**. PT KAI melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan beberapa perjalanan kereta melalui jalur alternatif.

Status Investigasi saat ini
1. KNKT & PT KAI: Sedang meneliti rekaman black box kereta dan sistem persinyalan di perlintasan.
2. Green SM Indonesia: Belum memberikan pernyataan resmi terkait malfungsi sistem pada unit taksi listrik yang mogok di atas rel tersebut.
3. Pihak Kepolisian: Mengamankan area untuk olah TKP guna mencari unsur kelalaian manusia (human error).

Catatan Redaksi :
Tragedi ini menjadi tamparan keras bagi keamanan transportasi publik dan kedisiplinan pengguna jalan di perlintasan sebidang. Satu pelanggaran kecil terhadap rambu lalu lintas dapat memicu efek domino yang menghancurkan ratusan nyawa.

Baca Juga:  Beyond The Venue: Bites & Business Memperkenalkan Kembali Venue MICE di Aston Kemayoran

Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban. Semoga proses evakuasi dan pemulihan berjalan lancar. (Fajri)

#TragediBekasi #KeselamatanTransportasi #PrayForBekasi.

Penulis: FajriEditor: Arman