MITRANEWS, Aceh Tamiang – AsMEN Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban banjir bandang dan tanah longsor di Desa Arum Manis, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Senin (6/1/2026).
Bantuan tersebut diberikan langsung di lokasi terdampak sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi dampak bencana alam.
Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada permukiman warga. Sejumlah rumah dilaporkan rusak berat, harta benda hanyut terbawa arus, serta aktivitas masyarakat lumpuh. Bahkan, dalam peristiwa tersebut, beberapa warga dilaporkan kehilangan anggota keluarga.
Perwakilan AsMEN Peduli, Maman S, mengatakan bahwa kehadiran pihaknya di lokasi bencana merupakan wujud solidaritas kemanusiaan sekaligus bentuk tanggung jawab dalam menyampaikan amanah dari para donatur.
“Kami hadir untuk ikut merasakan dan menyaksikan langsung kondisi saudara-saudara kita yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Banyak warga kehilangan rumah beserta seluruh isinya, bahkan ada yang kehilangan anggota keluarga. Ini duka bersama yang harus kita hadapi dengan semangat kebersamaan,” ujar Maman.
Menurutnya, hingga saat ini kondisi di Desa Arum Manis dan sekitarnya belum sepenuhnya pulih.
Tumpukan sampah sisa banjir masih terlihat di berbagai titik, sejumlah rumah belum dapat direnovasi, serta fasilitas umum belum berfungsi secara normal.
“Pengurusan administrasi warga juga masih terkendala karena kantor desa maupun kantor kecamatan belum dapat digunakan. Hal ini tentu menambah beban masyarakat yang sedang berusaha bangkit pascabencana,” jelasnya.
Bantuan yang disalurkan AsMEN Peduli diharapkan dapat meringankan beban warga serta menjadi penyemangat bagi masyarakat terdampak untuk kembali menata kehidupan mereka. Selain bantuan material, kehadiran relawan juga diharapkan mampu memberikan dukungan moral bagi para korban.
Melalui kegiatan tersebut, AsMEN Peduli mengajak masyarakat luas untuk terus menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap warga Aceh Tamiang, khususnya di wilayah yang terdampak paling parah. Dukungan dari berbagai pihak dinilai masih sangat dibutuhkan dalam proses pemulihan pascabencana.
Maman juga menyoroti bahwa dalam waktu dekat masyarakat Aceh Tamiang dan umat muslim akan memasuki bulan suci Ramadan. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus mengingat banyak warga masih berada dalam situasi sulit.
“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Uluran tangan dan kepedulian dari masyarakat sangat berarti untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh Tamiang agar dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang di tengah keterbatasan,” tuturnya.
AsMEN Peduli berharap sinergi antara masyarakat, relawan, dan para donatur dapat terus terjalin, sehingga pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.(Red)













