MITRANEWS, BOGOR, – Ikatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Seminar Nasional 2026 bertema “Transformasi untuk Negeri Peran Strategis dan Pemberdayaan Alumni” di Bogor. (9/4/2026)
Perhelatan ini menjadi tonggak sejarah baru dengan ditandatanganinya sejumlah kolaborasi strategis yang melibatkan kementerian dan lembaga negara serta sektor industri.
Sinergi Strategis melalui Penandatanganan MoU
Dalam sesi Seminar Nasional, IKA UT secara resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Rektor UT, dan Ketua Umum IKA UT. Berikut adalah rincian poin kerja sama tersebut:
Kolaborasi dengan Kemenko PM: Kerja sama dilakukan dengan Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Daerah Tertentu (Prof. Dr. Rer. Nat. Abdul Haris, M.Sc.) untuk penguatan pemberdayaan masyarakat di wilayah tertinggal.
Kerja Sama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero): IKA UT bersinergi dengan PT KAI (diwakili oleh EVP of Marketing and Business Development, Fredi Firmansyah) untuk pengembangan potensi layanan dan promosi bersama yang melibatkan jejaring alumni.
Sinergi Lingkungan dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH): Penandatanganan MoU dilakukan dengan Sekretariat Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (Dr. Muhammad Zainal Arifin, S.Hut., M.Si.) terkait kontribusi alumni dalam pelestarian lingkungan dan rehabilitasi hutan.
Pernyataan Menko PM, Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si.
Dalam pidato kuncinya, Menko PM menegaskan pentingnya kolaborasi ini bagi masa depan bangsa.
“Transformasi bangsa hanya dapat terwujud apabila pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan pemberdayaan manusia. Pendidikan adalah fondasi utama dalam memutus mata rantai kemiskinan sekaligus membuka akses terhadap mobilitas sosial yang lebih luas,” ujarnya.
Pernyataan Ketua Umum Ikatatan Alumni Universitas Terbuka (IKA UT)
Ketua Umum IKA UT Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko, S.IP., M.Si.
menekankan bahwa organisasi harus bergerak dinamis dan memberikan dampak nyata.
“Rakernas ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah konkret untuk memastikan bahwa jejaring alumni UT yang tersebar di seluruh pelosok negeri menjadi agen perubahan. Melalui MoU ini, kita membuka akses lebih luas bagi alumni untuk berkontribusi langsung pada program pemerintah dan industri,” tegas Moeldoko.
Pernyataan Rektor Universitas Terbuka (UT)
Rektor UT Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si.
menyampaikan dukungannya terhadap penguatan jejaring alumni ini.
“Dukungan alumni sangat vital bagi kemajuan almamater. Kolaborasi strategis ini membuktikan bahwa lulusan UT memiliki kompetensi tinggi dan siap menjadi motor penggerak transformasi sosio-ekonomi nasional,” ungkap Prof. Ali Muktiyanto.
Agenda Rakernas dan Rebranding
Sidang pleno Rakernas juga menghasilkan sejumlah keputusan krusial, di antaranya pengesahan program kerja prioritas 2026, penetapan kebijakan strategis mengenai aktivasi organisasi, serta peluncuran rebranding identitas IKA UT yang mencakup pengenalan maskot resmi organisasi.
Sebagai bentuk pengabdian kepada almamater, rangkaian acara ditutup dengan pemberian hibah dari IKA UT kepada Universitas Terbuka pada malam perayaan HUT IKA UT. (Adhie)












