Berita  

AWPI DKI Jakarta: Media Harus Jadi Garda Terdepan Bela Negara

MitraNews, Jakarta – Diskusi publik tentang Aksi Bela Negara dan Silaturahim Kebangsaan digelar dengan menghadirkan para narasumber terkemuka, termasuk Ketua Forum Pembauran Kebangsaan Provinsi DKI Jakarta, Andi Syamsul Zakaria, Ketua Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Abdul Haris, S.I.P., dan Ketua FKDM Provinsi DKI Jakarta, Bunda Ayu.

Dalam diskusi ini, para narasumber membahas tentang pentingnya kesadaran bela negara dan bagaimana kita dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Andi Syamsul Zakaria menekankan pentingnya pembauran kebangsaan dalam konteks bela negara.

“Pembauran kebangsaan adalah kunci untuk meningkatkan kesadaran bela negara dan memperkuat persatuan bangsa.

Kita harus terus mempromosikan nilai-nilai kebangsaan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara.

Baca Juga:  Ormas Kepemudaan Majelis Pemuda Perdamaian Lakukan Audiensi di Kesbangpol Kota Bekasi.

Dengan demikian, kita dapat membangun masyarakat yang lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman,” kata Andi Syamsul Zakaria.

Abdul Haris, S.I.P., menambahkan bahwa peran media sangat penting dalam meningkatkan kesadaran bela negara.

“Media harus menjadi garda terdepan dalam menyebarkan informasi yang akurat dan objektif tentang bela negara, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara.

Kita harus memastikan bahwa informasi yang disebarkan tidak hanya akurat, tapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara dan memperkuat persatuan bangsa,” ujar Haris.

Bunda Ayu, Ketua FKDM Provinsi DKI Jakarta, menekankan pentingnya peran masyarakat dalam bela negara.

Baca Juga:  Bakesbangpol Road Show di Kota Bekasi, Suarakan Toleransi dan Anti Radikalisme

“Kita harus menjadi teladan dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa. Bela negara bukan hanya tugas TNI atau Polri, tapi tanggung jawab setiap warga negara.

Kita harus memiliki kesadaran bela negara yang tinggi dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara,” kata Bunda Ayu.

Herlina, SH., MH, Ketua Bidang Ideologi Wawasan Kebangsaan, juga menyampaikan bahwa bela negara adalah tanggung jawab bersama.

“Kita harus memiliki kesadaran bela negara yang tinggi dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara.

Baca Juga:  Dapur SPPG Ketiga Hadir di Semper Barat, Warga Sambut Antusias

Dengan demikian, kita dapat membangun masyarakat yang lebih kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Herlina.