MITRANEWS, Kota Bekasi – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Pemkot Bekasi resmi memulai percepatan kontruksi fisik Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Ir. H. Juanda, Bekasi Timur.
Pembangunan JPO di depan Stasiun Bekasi sudah dimulai sejak Januari 2026 dan diperkirakan akan rampung pada Maret 2026.
JPO ini dirancang untuk terintegrasi langsung dengan bangunan stasiun, sehingga penumpang KRL tidak perlu lagi turun ke jalan raya. Selain itu, JPO ini juga akan dilengkapi dengan lift dan tangga, sehingga masyarakat bisa lebih aman dan tertib.

Pembangunan JPO ini merupakan kerja sama antara Pemerintah Kota Bekasi, PT Kereta Api Indonesia (KAI), dan Kementerian Perhubungan. Tujuan pembangunan JPO ini adalah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan penumpang KRL, serta mengurangi kemacetan di sekitar stasiun.
Seperti yang disampaikan Walikota Bekasi saat mengunjungi komplek Stasiun Bekasi beberapa waktu lalu. “Rencana pembangunan rampung 2-3 bulan, yang akan dilengkapi dengan lift dan tangga, sehingga masyarakat bisa lebih aman dan lalulintasnya bisa lebih tertib,” harapan Wali kota.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, berharap bahwa JPO ini dapat menjadi solusi permanen atas kesemrawutan lalu lintas di sekitar Stasiun Bekasi. Setelah JPO ini selesai, area penyeberangan bawah (Pintu Selatan) akan ditutup secara permanen, dan median jalan akan dipasangi pot tanaman hias untuk mencegah penyeberangan sembarangan. (Sukardi)













