Ketua Umum BMPS Kota Medan: “Jika Tidak Dibantu Pemerintah, Sekolah Swasta Akan Bangkrut”

0
103

MEDAN-MITRANEWS : Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Medan Muhammad Arif, SE, MM mengatakan terkait dampak ekonomi yang ditimbulkan pandemi Covid-19 yang tengah mewabah saat ini akan menyebabkan sekolah-sekolah swasta akan bangkrut jika pemerintah tidak segera turun tangan membantu sekolah-sekolah swasta tersebut. Hal itu dikatakan Arif usai menemui Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs. Masrul Badri, MPd di kantornya, beberapa waktu lalu.
Menurut Arif, BMPS Kota Medan sebagai wadah perguruan swasta sudah menyampaikan kesulitan-kesuliatan yang dihadapi orangtua murid selama penanganan Covid-19 ini kepada Plh. Kepala Dinas Pendidikan dan berharap pemerintah memberikan perhatian kepada yayasan yang mengelola sekolah-sekolah swasta. Selain sembako, kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah kelanjutan pendidikan anak-anak mereka. Anak-anak tidak boleh terlantar pendidikannya. Masa depan anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama.
“Untuk itu BMPS Kota Medan mengharapkan Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pendidikan Kota Medan juga hendaknya memperhatikan sekolah-sekolah yang dikelola pihak swasta. Bukan hanya sekolah negeri saja yang harus mendapat perhatian, sekolah swasta justru lebih terpukul karena biaya pendidikan sepenuhnya berasal dari partisipasi orangtua murid,” katanya lagi.
Menurut Arif, berdasarkan survei yang kita lakukan saat pandemi Covid-19 ini, diprediksi lebih dari 70 persen orangtua siswa tidak mampu membayar uang SPP. Ini jelas merupakan pukulan telak bagi pengelola sekolah swasta sebagai dampak dari penurunan ketahanan ekonomi masyarakat. Hal ini menyebabkan sekolah swasta mengalami goncangan yang cukup hebat.
“Bisa jadi banyak sekolah swasta yang akan menghentikan operasionalnya, padahal selama ini sekolah swastalah yang membantu pemerintah menyelenggarakan pendidikan yang tidak sepenuhnya mampu diselenggarakan pemerintah. Kita tidak dapat menyalahkan orangtua siswa yang tidak mampu membayar biaya SPP, kecuali hanya menghimbau kepada orangtua siswa untuk membayar uang SPP karena itulah sumber pembiayaan sekolah. Justru karena itulah, kami berharap kepedulian Pemko Medan juga membantu sekolah-sekolah swasta ini,” kata Arif yang saat bertemu Plh. Kepala Dinas didampingi beberapa pengurus BMPS Kota Medan.
Atas usulan BMPS Kota Medan itu, Masrul Badri menyatakan setuju sekolah swasta harus mendapat bantuan dan perhatian dari pemerintah. Untuk itu Dinas Pendidikan Kota Medan akan membicarakannnya dengan Plt. Walikota Medan Akhyar Nasution agar diambil langkah-langkah strategis untuk menyelamatkan sekolah swasta dari kebangkrutan.
“Memang sampai saat ini belum ada kabar dari Dinas Pendidikan Kota Medan atau dari Pemko Medan, namun kita masih menunggu sampai bulan Mei ini kebijakan dari pemerintah,” kata Arif yang adalah juga Ketua Dewan Pembina Yayasan Asga Dewi Lubis yang mengelola SMP Asga Mandiri.

SMP Asga Mandiri Beri Keringanan

Prihatin dengan dampak penyebaran Covid-19 (Corona Virus Desease-19) terhadap ekonomi masyarakat, Yayasan Asga Dewi Lubis sebagai pengelola Sekolah Menengah Pertama (SMP) Asga Mandiri meluncurkan program “Asga Mandiri Peduli Covid-19” dengan memberikan keringanan biaya bagi calon murid tahun ajaran 2020/2021.
Ketua Dewan Pembina Yayasan Asga Dewi Lubis, Muhammad Arif, SE, MM mengatakan program ini merupakan wujud nyata kepedulian yayasan terhadap kelanjutan pendidikan anak-anak tamatan Sekolah Dasar yang kemungkinan besar akan mengalami kesulitan melanjutkan pendidikan akibat dampak ekonomis Covid-19. “Kita menyadari sepenuhnya, ekonomi masyarakat merosot tajam akibat berbagai aturan mencegah penyebaran virus yang membahayakan ini. Orangtua murid akan mengalami kesulitan keuangan karena selama penanganan virus ini tidak dapat berusaha secara maksimal. Untuk itu Yayasan Asga Dewi Lubis akan memberikan keringanan biaya pendidikan begi calon murid SMP Asga Mandiri tahun ajaran 2020/2021 ini,” kata Arif lagi usai bertemu Plh. Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs. Masrul Badri, MPd di kantornya beberapa waktu lalu.
Menurut Arif, SMP Asga Mandiri yang berlokasi di Jalan Karya Jaya No. 196 Medan Johor ini akan memberikan keringanan berupa gratis uang pendaftaran dan uang pembangunan serta keringanan uang SPP sebesar 50% selama pandemi Covid-19 ini. “Dengan program ini kita berharap masyarakat tidak tidak terkendala dalam melanjutkan pendidikan anak-anak mereka,” kata Arif lagi.(*)

Reporter:
An Jambak
Editor:
Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here