Alumni Smantig Medan Bagikan 3.000 Nasbung Tiap Hari

0
38

MEDAN – MITRANEWS : Penyebaran wabah Covid-19 yang sedang mewabah saat ini berdampak langsung bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) seperti supir angkot, pengemudi ojek, pengemudi becak, buruh bangunan dab masyarakat yang tinggal di pinggiran rel kereta api serta pinggiran sungai. Untuk membantu mereka IKA Alumni Smantig Medan membantu masyarakat tersebut dengan membagikan 3.000 nasbung (nasi bungkus) setiap hari. Aksi “ALUMNI MANTIG MEDAN BERBAGI” ini tentu saja menimbulkan empati warga tergolong MBR tersebut.
Seorang ibu yang tinggal di pinggiran rel kereta api, sangat terenyuh ketika rombongan alumni Smantig Medan datang ke lokasi tempat tinggal penduduk lalu membagikan nasi bungkus. “Kami sangat berterima kasih sekali atas pembagian nasi bungkus ini. Ini pemberian tak disangka-sangka. Memang ada rencana pemerintah membantu kami dan kami sudah kumpul KTP dan KK, tapi bantuan pemerintah tak kunjung datang,” kata seorang ibu.
Salah seorang alumni Smantig Medan yang aktif turun ke lapangan Rajawali Husein didampingi Ketua Harian Pengurus IKA SMANTIG Medan, Ir Heri Batangari Nasution, MPsi mengatakan pembagian nasbung ini merupakan wujud kepedulian alumni Smantig Medan terhadap kondisi masyarakat saat ini. “Ini murni dari alumni Smantig Medan, kami kumpulkan dana lalu kami belikan nasi bungkus dari rumah makan-rumah makan kecil di pinggir jalan. Setiap rumah makan kami beli 100 bungkus. Ini membantu mereka juga yang sejak wabah Covid-19 ini omsetnya turun drastis. Dengan kita beli kepada mereka, mereka tentu terbantu juga,” katanya.
Sementara itu Ketua Harian Pengurus IKA SMANTIG Medan, Ir Heri Batangari Nasution, MPsi mengatakan imbauan pemerintah agar masyarakat berdiam diri di rumah berakibat langsung pada penghasilan para MBR ini karena mereka mendapat penghasilan dari aktifitas warga. Ini dilematis, di satu sisi kita harus mematuhi imbauan pemerintah itu, di sisi lain ada kelompok masyarakat yang merasakan dampaknya. Menyadari hal itu, kami Alumni SMA Tiga Medan merasa terpanggil untuk meringankan beban para MBR ini,” katanya.
“Setiap hari kita akan membagikan sekitar 3.000-an nasi bungkus. Kita belum tahu sampai kapan, tapi kami bertekad akan terus membantu masyarakat selama wabah ini belum bisa teratasi. Inilah yang bisa kami bantu. Yang penting masyarakat jangan sampai kelaparan,” kata Heri lagi. (*)

Reporter:
An Jambak
Editor:
Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here