FAHMI UMMI dan KAHMI MEDAN Berjuang

0
90

“Kita Tidak Boleh Menyerah:
Oleh Mislaini Suci Rahayu
Ketua PP FAHMI UMMI

Sejak menyebarnya Covid-19 yang kemudian dikenal sebagai Covid-19 dan berdasarkan data dari Worldometer, kasus Covid-19 tercatat mencapai 529.614 kasus hingga Jum’at (27/3/2020) pagi. Jumlah kematian akibat virus yang menyerang bagian pernapasan ini mencapai 23.976 kasus, sedangkan yang sembuh hanya 123.380 kasus.
Indonesia juga merupakan negara yang terkena wabah Covid-19 ini, hanya dalam beberapa bulan
kasus corona di Indonesia terus meningkat dengan tingkat kematian yang cukup tinggi, hal inimenjadi keresahan bagi pemerintah maupun rakyat Indonesia. Terlebih lagi, dengan adanyamedia sosial yang terus memberitakan tentang Covid-19, semua bergulir di media sosialanpa bisa disaring mana yang benar mana yang hoaks.
Ketakutan dan keresahan masyarakat semakin terasa setelah beberapa petugas medis, baik dokter maupun perawat, ikut menjadi korban dari Covid-19. Melihat keadaan sekarang ini, dibutuhkan sikap bijak dan cerdas dalam menghadapi dan memutus mata rantai Covid-19.
Sebenarnya, cukup banyak informasi bagaimana cara mengatasi agar kita tidak tertular dari Covid-19, antara lain tidak beraktivitas di luar rumah kecuali untuk hal yang cukup penting, membiasakan hidup sehat dan bersih, dan yang terpenting adalah tetap memohon perlindungan dari Sang Khaliq, karena hanya Allah yang mampu melindungi kita dari segala bencana. Oleh sebab itu, tetap berikhtiar, namun tetap bertawakal kepada Allah Yang Maha Melindungi, dan juga Maha Segalanya. Jangan sampai terpengaruh dengan berita yang terlalu menakutkan sehingga mempengaruhi dalam kehidupan sehari-hari.
Untuk mengatasi keadaan ini, tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah dan tim medis saja. Kita sebagai rakyat Indonesia wajib ikut berperan membantu pemerintah dan tim medis dalam memerangi Covid-19. Selain dengan cara yang telah diuraikan di atas, juga bagi yang mampu diharapkan dapat membantu, baik melalui organisasi, kelompok, ataupun perorangan, untuk mengatasi keadaan yang ada saat ini.
Kelangkaan dan tingginya harga Alat Pelindung Diri (APD) bagi para medis yang bertugas di garda terdepan dan mulai sulitnya masyarakat mendapatkan masker dan hand sanitizer, termometer inframerah, serta peralatan lainnya, sangat mengganggu dan meresahkan masyarakat. Untuk itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama saling membantu dan saling menolong di saat sulit seperti sekarang ini. Uluran tangan kita untuk membantu masyarakat dan para tim medis sangat dibutuhkan, karena hal ini tidak bisa diharapkan sepenuhnya dari pemerintah. Dengan kebersamaan, kita bisa memutus pihak-pihak yang mencari keuntungan dalam kesulitan. Kita juga bisa mengatasi kelangkaan peralatan pelindung dari penyebaran Covid-19.
Saat ini yang dibutuhkan adalah kebersamaan, kita untuk saling mendukung, bukan hanya bersikap mementingkan diri sendiri. Kitatidak perlu saling menyalahkan dengan keadaan ini, karena hanya akan menambah polemik yang terjadi di masyarakat yang tidak ada solusinya untuk mengatasi masalah ini.
Hal yang terpenting adalah motivasi dari diri masing-masing untuk berjuang memutus mata
rantai Covid-19, jangan sampai ketakutan menguasai diri kita.
Dalam kesempatan ini, saya juga mengimbau kepada seluruh keluarga besar FAHMI UMMI, baik Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah, dan Pengurus Cabang, serta seluruh anggota FAHMI UMMI untuk bersedia membantu masyarakat yang ada di lingkungan masing-masing. Keluarga Besar
FAHMI UMMI diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam mengatasi dan memutus
mata rantai penyebaran Covid-19 dengan cara selain memberikan bantuan langsung, juga mengajarkan masyarakat tentang hidup sehat dan bersih dan cara mengatasi menyebarnya Covid-19.
Alhamdulillah, saat ini, FAHMI UMMI bekerja sama dengan MD KAHMI MEDAN menyediakan bantuan berupa hand sanitizer dan massker sebanyak 3.000 unit dan terus akan diusahakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Di samping itu, juga bantuan terhadap penyemprotan disinfektan ke masjid, perkantoran, rumah dan lain-lain. Apabila masyarakat membutuhkan, silahkan menghubungi Sekretariat FAHMI UMMI dan/atau MD KAHMI MEDAN. Bantuan yang diberikan
sudah mulai disalurkan pada hari Jum’at tanggal 27 Maret 2020, dan akan dilanjutkan setiap hari dan diharapkan bantuan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.
Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dari Keluarga Besar FAHMI UMMI dan MD KAHMI MEDAN serta simpatisan yang telah ikut membantu bersama untuk memberikan sumbangan kepada masyarakat dan tim medis. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi pihak yang menggunakannya.
Marilah kita bersama-sama berjuang, saling membantu, dan berdo’a agar negara kita terbebas dari bencana ini secepatnya. Kita berharap lebih banyak penderita yang berhasil disembuhkan daripada tingkat kematian. Kita tidak boleh menyerah dengan keadaan seperti ini. Semoga apa yang kita harapkan segera terwujud, yaitu terbebas dari Covid-19. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here