Hidayatullah : “Kami Sepakat Potong Gaji Untuk Pengadaan ADP Tenaga Medis”

0
179

MEDAN – MITRANEWS : Anggota DPR RI dari Fraksi PKS H. Hidayatullah, SE bersedia dan sepakat bila gaji seluruh anggota legislatif dari PKS dipotong gajinya pada bulan Maret ini untuk membantu pengadaan
Alat Pelindung Diri (APD) tenaga medis yang tengah berjuang melawan penyebaran virus Covid-19 Corona. “Kami sepakat dan bersedia gaji bulan Maret sebagai anggota legislatif dipotong untuk membantu pengadaan ADP tenaga medis,” kata Hidayatullah kepada Mitranews di sela-sela kunjungannya meninjau kondisi masyarakat di Medan, Senin (23/03/2020).
Menurut Hidayatullah, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kembali menyerukan Gerakan Nasional agar seluruh kader PKS melakukan pembagian masker, desinfektan dan vitamin di rumah rumah ibadah dan di rumah warga. “Bahkan kami siap gaji kami dipotong untuk membantu pengadaahn ADP tersebut,” katanya.
Untuk itu, Hidayatullah sangat mendukung instruksi Presiden PKS untuk memotong gaji anggota legislatif Fraksi PKS untuk membantu pemerintah mengadakan ADP untuk tenaga media di seluruh Indonesia.
Menurut Hidayatullah, situasi bangsa saat ini sudah tidak kondusif sehubungan dengan merebaknya wabah virus Covid-19 Corona ini. Untuk itu, dia mengajak seluruh anggota legislatif dari PKS agar melihat langsung kondisi di lapangan dengan mengunjungi rumah sakit yang sangat kekurangan Alat Pelindung
Namun demikian, PKS tetap mendesak pemerintah untuk segera mengatasi kelangkaan APD ini di seluruh rumah sakit di tanah air. “Walaupun Presiden Joko Widodo dengan lantang selalu mengatakan persediaan ADP sangat cukup. Tapi faktanya di lapangan, mereka sangat kekurangan. Aneh memang, Presiden ngomongnya tak sesuai kenyataan,” kata Hidayatullah lagi.
Faktanya di lapangan banyak pimpinan rumah sakit yang mengeluh karena kekurangan Alat Pelindung Diri. Bahkan ada rumah sakit yang terang-terangan memohon bantuan donasi masyarakat untuk pengadaan APD.
Hidayatulah mengingatkan Presiden agar tidak main-main dengan nyawa warganya. “Jangan main-main, kelak di hadapan Allah akan diminta pertanggungjawabannya. Sekali lagi saya ingatkan, pemerintah harus serius mengurus negara ini. Kalau tidak mampu segera mundur,” tegas Hidayatullah mengingatkan.
Kesediaan memotong gaji tersebut bukanlah karena ria, tapi karena tanggungjawab kemanusiaan. “Kita akan tunjukkan empati walaupun dalam keterbatasan untuk membantu dan menjalin kebersamaan bersama komponen masyarakat lainnya guna menghadapi wabah Covid-19 Corona ini.,” kayanya lagi. (*)

Reporter :
Abdul Aziz
Editor:
Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here