Tangkal Isu Virus Hog Cholera, Rusdi dan Akhyar Makan Ikan Bersama Nelayan dan Pedagang

0
15

MEDAN – MITRANEWS : Untuk menangkal isu ikan yang dijual di pasar-pasar Kota Medan tercemar virus kolera babi (hog cholera) Plt. Walikota Medan Ir. Akhyar Nasution dan Dirut PD Pasar Medan Drs. Rusdi Sinuraya ikut makan ikan bersama ribuan nelayan dan pedagang ikan, Senin (25/11/2019). Kegiatan yang diadakan di Pasar Cemara, jalan Cemara Medan itu ikut dihadiri anggota DPRD Medan Mulya Asri Rambe, Wakil Ketua Majelis Ulama Medan Hasan Maksum dan tokoh masyarakat Jalan Cemara Mino Lesmana.

Kegiatan yang didukung penuh oleh  Persatuan Pedagang Ikan Kota Medan ini, dilaksanakan dalam rangka menepis isu ikan-ikan yang dijual di Kota Medan terpapar virus hog cholera akibat pembuangan bangkai babi ke muara perairan Belawan.

Sebelumnya, Rusdi Sinuraya juga sudah menggelar acara sama di Lods Ikan Pusat Pasar Medan, beberapa waktu lalu. Pada kesempatan itu, Rusdi menekankan, bahwa ikan yang beredar di seluruh Pasar Kota Medan sebagian besar berasal dari Aceh, Sibolga dan Tanjungbalai.

“Masyarakat jangan ragu memakan ikan laut karena dipastikan ikan yang beredar di pasar-pasar Kota Medan sebagian besar berasal dari Aceh, Sibolga dan Tanjungbalai. Sementara tangkapan nelayan Belawan berasal laut dalam berjarak sekitar puluhan kilometer dari tepi pantai,” ujarnya.

Pada kesempatan kali ini, Rusdi bersama Plt Walikota Medan dan beberapa tokoh masyarakat tanpa ragu memakan ikan yang dihidangkan. Itu menjadi bukti bahwa ikan yang dijual di seluruh pasar di Kota Medan steril dari virus hog cholera.

Sementara itu Ketua Persatuan Pedagang Ikan Kota Medan, Jauhari mengatakan, akibat isu tak sedap yang beredar di masyarakat, nelayan dan pedagang ikan mengalami kerugian yang tidak sedikit. “Masalah untung rugi bagi kami para pedagang, merupakan hal biasa. Namun isu virus kolera babi yang terkandung pada ikan demikian kencang berhembus. Jika isu ini tidak diantisipasi, maka kami para pedagang ikan bisa bangkrut. Padahal isu itu sama sekali tidak mendasar,” jelas Jauhari.

Untuk itu, Jauhari berharap agar pemangku kepentingan cepat bertindak untuk menepis isu tersebut. Jauhari berharap LPPOM MUI segera melakukan pemeriksaan kepada ikan yang beredar di pasar untuk membuktikan benar tidaknya isu tersebut. “Silahkan ambil sampelnya, apakah memang mengandung virus kolera babi atau tidak,” ujarnya.

Menurut Jauhari, acara makan ikan bersama ini adalah bukti bahwa ikan yang beredar di pasar-pasar Kota Medan ini aman dikonsumsi. “Pak Akhyar dan Pak Rusdi makan ikan bersama tokoh-tokoh masyarakat, ini bukti bahwa ikan yang beredar di pasar-pasar Kota Medan aman dikonsumsi. Warga berbondong-bondong makan ikan. Marilah kita kembali menggalakkan makan ikan sesuai dengan anjuran pemerintah,” harapnya.

Acara Makan Ikan Bersama ini dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim. Santunan diberikan secara simbolis kepada lima anak yatim oleh Dirut PD Pasar Medan Drs. Rusdi Sinuraya dan para pejabat yang hadir. (*)

Reporter:

Nasib Ts

Editor:

Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here