Ketua PTI Sumut: “Kondisi Pertanian Kita Tak Baik-baik Kali”

0
214

MEDAN – MITRANEWS : Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia (PTI) Sumatera Utara Muhammad Fadly Abdina, SP, MSi mengatakan pihaknya mentenggarai bahwa kondisi sektor pertanian Indonesia saat tidak begitu baik dan kondisif. “Banyak masalah yang melilit sektor pertanian kita, terutama soal data pertanian kita yang amburadul sehingga tidak singkronnya kebijakan antar kementerian. Contoh soal adalah masalah impor beras. Deptan mengatakan kita surplus tapi Depdag melakukan impor juga,” kata Fadly, ketika menjadi narasumber pada seminar pertanian di Aula Lahmuddin Nasution Kampus B Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah,  Kamis (14/11/2019).

Dalam seminar bertema: “Pentingnya Kesadaran Terhadap Iptek di Bidang Pertanian dan Keselamatan Kerja Untuk Manusia dan Alam Sekitarnya”, Fadli mengatakan salah satu masalah penting dalam sektor pertanian kita ialah  situasi pangan nasional. Hal ini sangat dipengaruhi konversi lahan pertanian yang masih tinggi dan tidak terkendali, sulitnya akses pembiayaan dan kurangnya teknologi pertanian. Selain itu juga diakibatkan sebaran produksi pangan yang tidak merata. “Untuk itu sangat diperlukan kebijakan terobosan dari Menteri Pertanian yang sekarang,” kata Fadly lagi.

Tentang ketersediaan pangan nasional, Fadly mengatakan dilema pertumbuhan penduduk dan urbanisasi sangat mempengaruhi pangan nasional kita. Pada tahun 2017 penduduk Indonesia berjumlah 261, 89 juta jiwa. “Ini tentu menjadi masalah serius karena tingkat konsumsi beras juga naik, di satu pihak ada 9,41 persen penduduk atau 25,14 juta jiwa penduduk dalam kategori miskin. Dan pemerintah mempunyai kewajiban menyediakan bahan pangan tersebut,” katanya lagi.

Seminar pertanian ini merupakan agenda tahunan Fakultas Pertanian Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah. Seminar ini juga dirangkaikan dengan pameran produk-produk pertanian hasil inovasi civitas akademika Fakultas Pertanian UMN Al Washliyah ini. Dekan Fakultas Pertanian UMN Al Washlyah Dr. Bambang Hermanto, SP, MSi mengatakan seminar ini diadakan untuk memotivasi civitas akademika FP UMN Al Washilyah agar selalu termotivasi beraktivitas dalam bidang pertanian. “Bagi mahasiswa seminar ini sangat penting agar mereka memperoleh hal-hal yang aktual dalam sektor pertanian yang seharusnya menjadi minat mereka, “ kata Bambang lagi.

Sementara itu Wakil Rektor III UMN Al Washilyah Dr. Anwar Sadat dalam sambutannya mengatakan bahwa masalah pertanian memang sudah ditegaskan dalam Al Quran. “Umat Islam sangat dianjrkan untuk memajukan pertanian, termasuk menggunakan teknologi pertanian karena teknologi pertanian dipastikan akan menambah nilai produk pertanian itu. Jadi bekerja di bidang pertanian adalah pekerjaan yang mulia,” katanya.

Peneliti di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Sumatera Utara, Ir. Helmi, MSi juga tampil sebagai pembicara dengan topik “Dukungan BPTP Dalam Peningkatan Produksi Tanamam Pangan dan Holtikultura. (*)

Reporter:

An Jambak

Editor

Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here