Masyarakat Terdampak Penyalahgunaan Narkoba Merasa Terbantu Dengan IPWL

0
136

OGAN ILIR – MASYARAKAT khususnya keluarga terdampak penyalahgunaan narkoba akan merasa terbantu dengan beroperasinya Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) di Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Bagi masyarakat yang membutuhkan rehabilitasi korban narkoba, silahkan saja datang langsung dengan membawa KK beserta pasien yang bersangkutan. Semua biaya selama rehabilitasi itu gratis sama sekali. Bahkan fasilitas seperti tempat tidur, makan minum juga ditanggung oleh pemerintah. Karena IPWL milik pemerintah, jadi tidak dipungut biaya sama sekali.

Hal itu terungkap saat kunjungan rombongan Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Sumatera Selatan, meninjau dan menyambangi rumah rehabilitasi korban narkoba itu, Rabu, (29/01/2019).

Rombongan itu diantaranya, Dewan Penasehat GANN, Febuar Rahman, SH, Ketua DPD GANN Sumsel, NFY. Fanny, dan Wakil Sekretaris, Noverina.

Rombongan disambut Program Manager M. Fadli Thamrin, S.St didampingi Ketua Divisi Rehabilitasi dan Konsultasi yang juga adalah Kasubag Rehabilitasi IPWL, Riki Candra.

Dalam kesempatan itu, rombongan GANN Sumsel ini berdialog secara detail tentang rumah rehabilitasi yang ada. Selanjutnya mereka berkeliling meninjau ruangan berikut fasilitas yang ada termasuk bertatap muka langsung dengan pasien yang sedang menjalani rehabilitasi.

Febuar Rahman, SH berpesan, sebaiknya kita sedini mungkin mulai menyadari baik dari diri sendiri maupun dari keluarga akan bahaya narkoba dan menjauhi barang haram tersebut karena hanya akan mendatangkan petaka seperti rumah sakit, penjara dan kematian. Selain itu, menimbulkan aib dalam keluarga sendiri dan terasingkan dari pergaualan masyarakat luas.

Hal senada diungkapkan Ketua DPD GANN Sumsel, NFY Fanny yang menyatakan bahwa pihaknya akan terus bergerak memberantas narkoba demi menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba.

GANN berkeyakinan jika pecandu narkoba terus diberikan pembekalan, pembinaan dan pendidikan maka angka penyalahgunaan narkoba bisa ditekan.

Sementara itu, Program Manager IPWL Kabupaten Ogan Ilir, M. Fadli Thamrin, mengatakan, jumlah pasien yang direhab di IPWL ini berjumlah 30 orang yang berasal dari berbagai daerah, tidak hanya Kabupaten Ogan Ilir. Proses rehabilitasi bagi pecandu narkoba ini, memakan waktu enam bulan.

“Alhamdulillah dalam kurun waktu proses demikian, pasien bisa kembali normal dan sehat seperti biasa. Karena selama dikarantina mereka dididik dan dibina semaksimal mungkin,” ujar Fadli.

Ditegaskan Fadli, IPWL Ogan Ilir siap menampung para pecandu-pecandu narkotika yang perlu direhabilitasi siapa pun itu tanpa terkecuali.

Untuk keamanan, maupun identitas pasien tidak perlu khawatir karena akan dilindungi sebagai bentuk privasi.
Institusi Penerima Wajib Lapor atau yang dikenal dengan rumah rehabilitasi korban narkoba Kabupaten Ogan Ilir siap menampung para pecandu narkotika yang ada di seluruh wilayah Sumatera Selatan.

IPWL yang bernaung dibawah Kemensos ini sejak 2018 kemarin sudah mulai beroperasi yang berada di KM 32 Kelurahan Timbangan, tepatnya masuk dari Dharmapala Ogan Ilir, samping panti jompo.(*)

Sumber:
Humad IPWL Ogan Ilir

Editor:
Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here