Pesawat Lion Air Jatuh, 20 Pegawai Kemenkeu Jadi Korban

0
156

MEDAN – Mitranews

Pesawat Lion Air JT-610 rute Bandara Internasional Soekarno-Hatta-Bandara Depati Amir Pangkalpinang dikabarkan hilang kontak, Senin (29/10), 20 orang pegawai Kemenkeu jadi korban.


Juru bicara Lion Air Danang Mandala Prihantoro membenarkan salah satu pesawat Lion Air hilang kontak.”Saat ini kami masih melakukan komunikasi dengan semua pihak untuk memastikan kebenaran kabar tersebut,” kata Danang kepada CNNIndonesia.com.


Pihak Badan SAR Nasional (Basarnas) telah menemukan titik diduga pesawat jatuh tersebut di Tanjung Karawang, Jawa Barat. Indikasinya adalah temuan benda-benda seperti puing pesawat, perlengkapan atau tas diduga milik penumpang, dan bagian tubuh manusia.


Salah satu saksi mata, Doni Sianipar yang kapalnya saat ini berada di titik diduga jatuhnya pesawat mengatakan, dia melihat puing-puing pesawat dan potongan tubuh manusia di lokasi kejadian. “Yang pertama saya lihat potongan-potongan pesawat beserta potongan tubuh manusia, pak. Posisi saat ini berada di kapal yang persis di lokasi kejadian, ” ujar Doni saat ditelepon CNNIndonesiaTV.

 Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ada 20 orang jajarannya di pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang. Sri mengatakan jajarannya itu baru menghadiri peringatan Hari Oeang ke-72.
“Tim kami ini adalah yang hari Sabtu lalu Kemenkeu mengadakan peringatan Hari Keuangan ke-72. Jadi banyak dari staf kami yang walaupun mereka bertempat kerja di luar Jakarta, Sabtu lalu mereka biasanya menggunakan kesempatan untuk menengok keluarga dan sekaligus menghadiri peringatan Hari Uang ke-72,” kata Sri Mulyani di kantor pusat Basarnas, Jalan Angkasa, Gunung Sahari Selatan, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2018). Sri melanjutkan hari ini jajarannya itu kembali ke tempat tugas masing-masing. Dia menambahkan 20 orang itu ada yang dari Pajak, Perbendaharaan, hingga bagian Kekayaan Negara yang bertugas di Pangkalpinang. Mereka bertolak pagi tadi.
“Memang kami cukup banyak dari Kemenkeu. Jadi mereka memang sedang kembali menuju ke tempat tugas masing-masing dari sesudah mereka menghadiri 72 tahun (Hari Uang) di Jakarta maupun mereka biasanya menggunakan waktu itu untuk menengok keluarga mereka di Jakarta,” ujarnya.

Sri mendatangi Basarnas untuk menanyakan proses evakuasi dan pencarian.
“Saya hadir siang hari ini untuk mengecek langsung berita yang saya terima mengenai kecelakaan pesawat Lion Air karena kebetulan di dalam pesawat itu ada 20 jajaran Kemenkeu,” ujarnya.
Sri mengaku mendapat penjelasan dari Kabasarnas mengenai proses pencarian pesawat dan kemungkinan lokasi pesawat terjatuh jatuh.”Bagi kami yang paling penting adalah mendapatkan berita dan kita berharap meskipun tentu ini adalah yang nanti akan disampaikan Ketua Basarnas atau Menteri Perhubungan. Saya sebagai Menkeu karena ada 20 jajaran kami di pesawat itu dan saya tahu masih ada beberapa dari kementerian yang lain, saya sangat concern dengan nasib dari tim kita,” tuturnya. (*) Sumber:CNN Indonesia dan Detik News. Editor:Rahmawati    

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here