YBWS Memiliki Data Tentang Suriname Terkait Indonesia

0
164

MEDAN | Mitranews.co.id – Yayasan Badan Warisan Soematra memiliki data-data tentang Suriname yang terkait dengan Indonesia dan siap berkerjasama dengan berbagai pihak yang membutuhkan data guna pengembangan ilmu pengetahuan.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Yayasan Badan Warisan Soematra (YBWS) Koko Hendri Lubis Minggu (28/10/2018) kepada Mitranews.co.id tentang hubungan yang sangat erat sejarah Surimane dengan Indonesia.

Dijelaskannya, Republik Suriname (Surinam), dulu bernama Guyana Belanda atau Guiana Belanda merupakan sebuah negara di Amerika Selatan  dan merupakan bekas jajahan Belanda.

“Sama halnya dengan Indonesia pernah juga menjadi jajahan Belanda sehingga memiliki hubungan,” kata Koko H Lubis.

Negara tersebut berbatasan dengan Guyana Perancis di timur dan Guyana di barat. Di selatan berbatasan dengan Brasil dan di utara dengan Samudra Atlantik. Menariknya kata Koko di Suriname tinggal sekitar 75.000 orang Jawa dan dibawa ke sana dari Hindia Belanda antara tahun 1890-1939.

Wilayah Suriname mulai dikenal luas sejak abad ke-15, yaitu ketika bangsa-bangsa imperialis Eropa berlomba menguasai Guyana, suatu dataran luas yang terletak di antara Samudera  Atlantik, Sungai Amazon, Rio Negro,Sungai Cassiquiare dan Sungai Orinoco. Semula dataran tersebut oleh para ahli kartografi diberi nama Guyana Karibania.

Untuk itu YBWS terus mengumpulkan data-data tentang negara tersebut dan memonitor perkembangannya. Data-data tersebut ingin dikembangkan dan bagi para mahasiswa, akademisi, peneliti dan sejarawan bisa bersinergi dengan YBWS.

Pihak YBWS kata Koko siap berkerja sama dengan pihak yang berkeinginan dengan tujuan mengembangkan ilmu pengetahuan tentang sejarah Suriname dan lainnya seperti tentang Mandaling.

Reporter: M. Iqbal Syaanggi

Editor: Fadmin Malau

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here