M Fadli Abdina: “PTI Akan Menjadi Jembatan Mancari Solusi Masalah Pertanian”

0
237

MEDAN – Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia (DPD PTI) Sumut Muhammad Fadli Abdina menegaskan PTI akan berusaha maksimal menjadi jembatan untuk para petani dalam upayo mancari solusi berbagai macam masalah pertanian. Petani harus mempunyai saluran aspirasi dalam menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

“Untuk itu DPD PTI Sumut akan berusaha maksimal menjadi jembatan itu dengan menyuarakan dan memperjuangkan aspirasi para petani di daerah ini,” kata Fadli dalam acara Rembug Tani dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional di Desa Mangga, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Minggu 30 September 2018.

Menanggapi berbagai pertanyaan para petani, Fadly mengatakan Pemuda Tani Indonesia akan melakukan upaya untuk menjembatani para petani untuk memperoleh solusi dari permasalahan yang dihadapi diantaranya melakukan penyuluhan penanggulangan hama padi, penyuluhan pengembangan tanaman aren dan pelatihan tanaman vertikultur untuk ibu-ibu wanita tani yang ada di desa.

Sedangkan untuk persoalan infrastruktur diantaranya sarana jalan dan irigasi, Fadly mengatakan akan melakukan dialog dengan instansi terkait untuk dapat memberikan solusi pembenahan infrastruktur yang ada di desa.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua DPC Pemuda Tani Indonesia Kabupaten Langkat, Ponimin menyampaikan apresiasi atas sambutan dari para tokoh masyarakat dan para petani untuk terselenggaranya kegiatan ini. “Sinergitas antara Pemuda Tani Indonesia dan para petani di desa akan kita tingkatkan untuk menjawab berbagai permasalahan pertanian yang ada di desa.

Tokoh masyarakat Desa Mangga Misnan menyampaikan harapannya kepada Pemuda Tani Indonesia, untuk selalu memperhatikan para petani sebab permasalahan sektor pertanian sangat kompleks sekali.

Pada sesi tanya jawab, Ketua DPD Pemuda Tani Indonesia Sumut Samsul menyampaikan salah satu permasalahan yang penting untuk petani di desa adalah peningkatan infrastruktur irigasi dan jalan. Untuk persoalan Infrastruktur jalan merupakan yang paling utama sebab gabah hasil panen yang dijual dari petani banyak dicuri di jalan sebab dengan kondisi jalan rusak mengharuskan mobil pengangkut gabah harus berjalan pelan.

Seorang petani Sayuti menyamaikan permasalahan hama padi yang sedang dihadapi para petani padi dan solusi pengembangan tanaman aren di desa Mangga.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here