Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon Hadiri Pelantikan DPD PTI Sumut

0
396

MEDAN–Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, SS, MSc dijadwalkan akan menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Pemuda Tani Indonesia Sumatera Utara (DPD PTI Sumut) yang direncanakan diadakan besok, Jum’at (20/04/2018) di Kelurahan Cengkeh Turin Kota Binjai. Fadli Zon adalah juga selaku Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Dan Ketua Dewan Penasehat DPP PTI.
Fadli Zon juga akan mengukuhkan berdirinya Forum Jurnalis Pertanian & Perkebunan Indonesia (FJPPI) yang digagas DPD PTI Sumut dan DPW IMO sumut Bersama para jurnalis di Medan. Sebelumnya Fadli Zon akan menjadi pembicara pada Kuliah Umum di USU dan UISU.

“Insya Allah, Ketua Umum DPP PTI yang juga Ketua Komisi V DPR RI Ir Fary Djemy Francis, MMA akan melantik DPD PTI Sumut dan Fadli Zon akan mengukuhkan FJPPI,” kata Ketua DPD PTI Sumut M. Fadly Abdina, SP, MSi pada Temu Pers yang di Kombur Cafe, Rabu (18/04/2018).

Menurut Fadly, pelantikan DPD PTI Sumut juga akan dirangkaikan dengan Urun Rembug DPR RI (Fadli Zon dan Fary Djemy Francis) dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari Binjai, Deliserdang dan Langkat serta pejabat terkait pertanian lainnya.

Ketua DPP PTI juga akan memverikan penghargaan Anugerah Tokoh Pemuda Tani kepada Musa Rajekshah dan Anugerah Tokoh Penggerak Pertanian kepada Walikota Binjai M Idaham. “Keduanya dinilai berjasa ikut mendorong pembangunan pertanian di daerah ini dan pemberian penghargaan ini sudah melalui seleksi dan pembicaraan yang panjang atas aktifitas kedua tokoh ini dalam pembangunan pertanian,” kata Fadly Abdina yang didampingi beberapa pengurus PTI Sumut seperti Wakil Ketua Syamsul Bahri Pane, SH, MH, Sekretaris Muhammad Syah, SAg, Indra Gunawan dan lainnya.

Fadly Abdina menjelaskan, pengukuhan kedua tokoh tersebut adalah dalam rangka memaknai dan menghargai aktifitas dan kinerja mereka yang sangat intens membangun pertanian yang bisa  dirasakan masyarakat secara luas.

Musa Rajeckshah atau lebih dikenal dengan panggilan Bang Ijeck adalah sosok orang muda yang aktif sejak lama di sektor pertanian. Beliau tengah merintis perkebunan kurma dengan menanam sekitar 450 pohon kurma di areal seluas 3,5 hektar di Desa Tiga Juhar Kabupaten Deliserdang. Selain itu beliau juga sudah memprakarsai pembudidayaan pohon aren dengan menanam 20.000 batang pohon aren di berbagai bantaran sungai yang berdampak ekonomis tinggi sebagai penganti gula tebu. Beliau juga mendukung program pembudidayaan jagung hibrida dan pisang barangan.

“Yang paling bermakna adalah ketika beliau dengan ikhlas merehab delapan unit rumah petani di kawasan perkebunan yang dikelolanya,” kata Fadly lagi.

Sementara itu, Walikota Binjai M Idaham juga dinilai sebagai tokoh muda yang berhasil mengembangkan daerahnya dengan mengelola sumber pertanian yang dimiliki dengan baik. Binjai terkenal dengan Rambutan Brahrangnya, tapi sekarang juga terkenal dengan Jambu Madu.

“Meski lahan pertanian terbatas di Binjai tapi Pemko Binjai dibawah kepemimpinan Idaham bisa mengoptimalisasi lahan pertanian, yang mereka miliki” kata Fadly lagi.

Bukan Hanya Mencangkul dan Menanam

Menurut Fadly Abdina, masalah pertanian bukan hanya masalah mencangkul dan menanam saja, tapi masalahnya sangat kompleks sekali. menambahkan selama ini orang bilang sektor pertanian hanya berupa tanam menanam dan cangkul mencangkul. “Padahal masalahnya sangat komplek sekali, mulai dari penyediaan lahan pertanian, bibit, pupuk, pasca panen dan lain-lain. Ini membutuhkan peranan pemerintah dan harus digalakkan partisipasi anak muda dalam sektor pertanian” ujarnya.

Menurut Fadly, pemerintah harus mampu membuat regulasi yang berpihak kepada petani, seperti bagaimana upaya pemerintah untuk mensubsidi pupuk dan benih. Bagaimana dukungan pemerintah terhadap mesin-mesin pertanian, tataniaga hasil pertanian dan banyak lagi, termasuk permodalan.

 “Jadi kita mulai jalan ke desa-desa dan dusun dalam upaya mengedukasi pertanian ke masyarakat tani. Mulai di Kota Binjai. Tujuannya bagaimana generasi muda, pelajar mau tertarik di bidang pertanian,” tegas Fadly.

Fadly juga menambahkan, prestasi di bidang pertanian juga perlu dipublikasikan kepada masyarakat. Untuk itu, DPD PTI Sumut menggandeng DPW IMO Sumut menggagas Forum Jurnalis Pertanian & Perkebunan Indonesia (FJPPI). “FJPPI diharapkan dapat membantu ekpos tentang prestasi dan keberhasilan pertanian kita sehingga masyarakat termotivasi dan sekaligus teredukasi. Sebab pembangunan pertanian ini penting diketahui masyarakat, apalagi Sumut merupakan daerah yang potensi pertanian dan perkebunannya cukup besar. Kami berusaha bagaimana mengangkat pertanian sampai prestasinya menghasilkan produksi yang naik signifikan. Selama ini banyak mengangkat permasalahan saja, bukan prestasi,” katanya lagi.

Pengurus PTI sendiri terdiri dari 50 persen akademisi, selebihnya praktisi dan masyarakat umum. “Kita rangkul IMO dan jurnalis untuk sama-sama membahas kompleksitas pertanian di Sumut sehingga pertanian kitaenjadu tangguh” jelasnya.

Data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut yang diterima wartawan kemarin, rencana tanam padi Oktober 2017-September 2018 seluas 864.260 hektar, panen Januari-Desember 2018 seluas 834.259 hektar.

    Proktivitas rata-rata 59,19 kwintal per hektar sehingga produksinya diprediksi mampu 4,961 juta ton. Daerah unggulan tanaman padi Simalungun dengan rencana produksi terbesar mencapai 703.038 ton, Deliserdang 538.247 ton dan Langkat 517.400 ton.

    Untuk tanaman jagung, rencana tanam Oktober 2017-September 2018 seluas 295.907 hektar, panen Januari-Desember 2018 seluas 285.892 hektar. Produktivitas rata-rata 64,63 kwintal per hektar dan produksi diharapkan tercapai 1,847 juta ton.

      Sedangkan tanaman kedele, rencana tanam Oktober 2017-September 2018 seluas 26.397 hektar, panen Januari-Desember 2018 seluas 25.163 hektar. Produktivitas kedele 12,27 kwintal per hektar sehingga rencana produksi diharapkan mampu tercapai 30.876 ton.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here