Masjid Al Ikhlas: Menjadi Pusat Peradaban dan Tempat Musafir Bermunajat

0
413

MEDAN — JIKA suatu saat waktu sholat sudah masuk dan anda masih berada di sekitar daerah Medan Timur, segeralah ke Jalan Madio Santoso No. 197 Medan. Disana sudah berdiri Masjid Al Ikhlas yang megah, artistik dan mempunyai areal yang luas. Kaum muslimin dari mana saja silahkan datang ke masjid ini. Masjid ini buka 24 jam dan pintu kamar mandi tak pernah dikunci.

“Siapa saja boleh datang ke masjid ini, membersihkan diri lalu beribadah di sini. Biasanya setiap wajtu sholat Maghrib, jamaahnya sampai meluber ke luar masjid. Tak heran masjid ini sangat dikenal para musafir yang datang dari luar kota Medan bahkan ada yang datang dari negara tetangga Malaysia,” kata Ketua BKM H. Endang Bahri SH.

Masjid ini didirikan tahun 1987, mulanya hanya sebidang tanah yang cukup ubtuk bangunan utama masjid. Alhamdulillah, berkat jepedulian, semangat gotongroyong, keikhlasan dan kemurahan hati jamaah, diupayakan pembebasan tanah di sekitar masjid, sehingga kini madjid memiliki tanah yang cukup luad untuk membangun fasilitas lain dan bisa digunakan untuk kegiatan hari-hari besar Islam seperti Tabligh Akbar dan lain-lain.

Jika kita masuk ke bagian dalam masjid, kita akan takjub melihat mihrab yang indah sehingga memberi kesan kekusukan beribadah dan bermunajat kepada Allah. Qubah yang anggun, luas dan besar memberi kesan bersih dan sejuk sehingga jamaah nyaman beribadah. Qubah besar dan luas itu bagai pengumpul angin bak teleskop Azza wa Jalla yang terus memantau ummatNya agar tak lalai bermunajat di setiap denyut nadinya.

Lantai masjid yang dilapis permadani tebal membuat kening lembut menyentuh lantai ketika bersujud ke hadapanNya.

Mendirikan dan memakmurkan madjid ini memang memerlukan dana yang cukup besar. Pengurus BKM harus bekerja keras mengumpulkan dana dan menggunakannya seefektif mungkin agar kepercayaan jamaah tetap terjaga. Di bawah kepemimpinan H. Endang Bahri SH yang adalah salah seorang Pamen Polri ini mereka menggalang sumbangan umat Islam dan menjalankan kontak infaq. Sungguh mereka para jamaah itu bukan bermaksud riya dengan sumbangan yang mereka berikan, tetapi ingin memberi pesan bahwa ummat Islam jika sudah diajak membangun rumah Allah SWT maka mereka akan berbondong-bondong memberikan bantuan. Allahu Akbar!!!!

Dengan dana itu, BKM bisa membangun menara masjid yang tinggi menjulang dengan biaya sekitar enam ratus juta rupiah. BKM juga membangun twmpat berwuduk dengan sepuluh kamar mandi yang bersih dengan biaya empat ratus dua puluh enam juta rupiah sekaligus membangun lokasi parkir yang luas yanh menghabiskan dana seratus tigapuluh juta rupiah.

Pekerjaan lain hingga saat ini masih dalam proses penyelesaian adalah pembangunan aula di lantai dua berbiaya duaratus juta rupiah.

Kegiatan di masjid sangatlah beragam dan terbagi dalam kelompok. Untuk anak anak program rutin adalah Maghrib Mengaji dengan bimbingan sembilan orang yang lima orang mendapat honor dari kas masjid, sedangkan empat orang lainnya mendapat honor dari Pemko Medan. Satu orang guru sudah hafal 15 juz Al Quran. Program lain adalah Tahfiz Quran yanh dibimbing langsung Imam masjid yang telah hafal 30 juz. Subhanallah!!!!!

Disamping itu masjid Al Ikhlas juga bekerjasama dengan Ikatan Persaudaraan Qori/Qoriah (IPQOH) yang mengajar Tilawah bagi anak anak remaja.

Bagi remaja bisa berlatih marhaban dan sholawatan setiap malam Rabu dan Sabtu. Sedang yang gemar berolahraga masjid juga menyediakan latihan pencak silat malam Kamis dan Ahad pagi. Satu lagi yang lagi ngetren, masjid menyediakan area berlatih panahan di pagi hari setiap Senin Rabu dan Ahad!

Kegiatan lain adalah ceramah Ahad Subuh bagi semua jamaah yang dilakukan sebulan dua kali dan dilanjutkan dengan sarapan bersama. Luar biasa indahnya silaturahmi yang terjalin antar jamaah. Patut dicontoh masjid lain.

Masjid juga menjadi tuan rumah dengan mengadakan pengajian wirid gabungan setiap bulan di minggu ketiga. Khusus bagi kaum ibu ada tambahan, setiap Senin dan Kamis belajar tajwid setelah sholat Dzuhur.

Selain kegiatan harian maupun bulanan Al Ikhlas juga memperingati hari besar Islam, salah satu yang rutin setiap tahun adalah Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam. Tahun lalu acara yang di isi dengan lomba gerak jalan juga dimeriahkan oleh drumband serta pembagian Lucky Draw dihadiri oleh 1.600 orang.

Masjid juga melaksanakan qurban dimana tahun lalu hewan qurban yang dipotong sebanyak 18 lembu dan 14 kambing. Masjid juga memiliki Bazis yang selalu memberikan santunan anak yatim setiap tahun. Dibidang Ekonomi Bazis juga telah memberikan bantuan modal kepada 10 UKM.

Masih banyak PR yang harus ditindak lanjuti, salah satunya yang menjadi obsesi Ketua BKM Al Ikhlas adalah menjadikan masjid sebagai taman bermain anak anak. Ada ayunan, jungkat jungkit, perosotan, komedi putar dan permainan lainnya yang menyenangkan. Sehingga diharapkan mereka suka datang ke masjid dibanding jalan jalan ke Mall.(*)

Reportase:
Isfan D Nasution

Editor:
Harun Al Rasyid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here