Jelang Akhir Pekan, Khofifah Temui Petani, Gus Ipul ke Pasar

0
221

Medan — Menjelang akhir pekan, dua calon gubernur Jawa Timur mengunjungi sejumlah daerah, mempromosikan program-program andalan mereka jika terpilih kelak.

Cagub Jatim nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa, mengunjungi sentra pertanian paprika di Nongkojajar, Pasuruan, dan takjub meluhat sistem tanaman hidroponik di sana.

Menurutnya, tanaman ini tidak bisa ditanam di semua tempat, karena membutuhkan ketinggian tertentu, terlebih menggunakan sistem hidroponik.

“Pasti teknologi ini lumayan investasinya,” tutur Khofifah, Jumat (2/3).

Khofifah berharap paprika yang dihasilkan tidak hanya untuk kebutuhan lokal, tetapi harus bisa merambah pasar internasional. Untuk itu, melalui Jatim Agro, Khofifah berupaya membuka keran ekspor bagi produk lokal Jatim.

Salah satu petani paprika bernama Wawan mengakui bahwa sampai saat ini, pangsa pasar Paprika hasil panen petani Nongkojajar, masih lokal, antara lain Surabaya, Bandung, Kalimantan, dan Sulawesi.

“Mungkin batuannya nanti kedepan, kita kembangkan area pertanian green house seperti ini pengembangannya. Ya itu mungkin tadi harapan kami mungkin diperluas lagi,” ucap Wawan.

Sementara itu, calon wakil gubernur pasangan Khofifah, Emil Elestianto Dardak memperkenalkan program pendidikan gratis dan berkualitas (TisTas), kepada kalangan anak muda di Bojonegoro.

Melalui program ini, Emil berharap dapat mencapai target delapan poin standardisasi pendidikan, mulai dari kompetensi guru, manajemen pendidikan, hingga sarana dan prasarana sekolah.

Sebagai penantang, Cagub Jatim nomor urut 2, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), mengunjungi sejumlah pasar untuk menilik peluang aplikasi program Seribu Desa Wisata (Seribu Dewi).

Melalui terobosan ini, Gus Ipul berharap peningkatan pengunjung pasar bisa sebanding dengan sektor pertumbuhan wisata.

Berdasarkan penjelasan keponakan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini, sektor pariwisata di Jatim memiliki potensi sangat tinggi dalam pembangunan daerah.

Tahun lalu, kontribusi terhadap pemasukan di Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai lebih dari Rp100 triliun.

“Potensi ini sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan lebih dari 200 ribu,” ujar Gus Ipul saat ditemui di Pasar Pule, Lamongan.

Sementara itu, berdasarkan survei, ada tiga sektor wisata yang paling diminati turis, yaitu budaya, alam, dan buatan.

“Di sinilah wisata buatan menjadi potensi yang bisa dimanfaatkan,” ujar kandiat nomor urut dua ini.

Menurut Wakil Gubernur Jatim dua periode ini, pariwisata buatan bisa dikombinasikan dengan sektor lain, misalnya pasar.

Ia mencontohkan pasar Pule di Kecamatan Tikung, Lamongan, yang tak sekadar menyiapkan lapak bagi pedagang, tapi juga pemandangan dengan danau di depannya.

“Ini perlu rancangan yang menarik. Kalau potensi ini dikerjakan akan menumbuhkan potensi ekonomi yang lain. Kerajinannya bisa tumbuh, UMKM tumbuh, tren ekonomi masyarakat juga bertumbuh” ujarnya. (*)

Sumber :
CNN Indonesia

Ediitor :
Siti Aisyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here