Menko Polhukam Ibaratkan IMO Bagai Laskar Perang

0
96

BADUNG — Menteri Koordinator Keamanan Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Jenderal TNI (Purn) H. Wiranto mengibaratkan keberadaan Ikatan Media Online (IMO) Indonesia bagaikan laskar perang untuk melawan “pasukan” hoaks.

“Saya senang dan bangga dengan IMO-Indonesia melawan hoaks,” ujar Wiranto dalam sambutannya sekaligus menutup Rakernas IMO-Indonesia di Hotel Puri Saron Seiminyak Rabu siang tadi.

Menurut Pak Wir, ancaman terbesar saat ini bukan berasal dari kekuatan senjata, melainkan dari media sosial. Salah satunya adalah hoaks yang dapat meluluhlantakan bangsa.

“Jadi, kalau ada anak anak bangsa yang membuat organisasi melawan hoaks, saya bangga dan senang,” tambahnya, seraya mengaku setiap pagi selalu dikabari soal hoaks.

Wiranto berharap keberadaan IMO tidak sesaat, tapi berkelanjutan. Alasan komitmen IMO-Indonesia sangat penting dalam memerangi hoaks, sekaligus mempererat persatuan.

“Kita harus bersatu memerangi hoaks dan segala macam ancaman bagi negara,” jelas mantan Panglima TNI, seraya mengaku mendapat undangan dari IMO-Indonesia sangat mendadak. Lagi pula namanya masih terasa asing.

“Tapi, setelah mendapat penjelasan dari staf, saya tertarik dan meluangkan waktu datang ke sini, menemui teman-teman,” papar pendiri partai Hanura ini.

Di hadapan para peserta, Wiranto menyatakan kesediaanya menjadi Dewan Penasehat IMO-Indonesia.

“Tapi dengan syarat tetap komitmen dan menjaga fakta integritas,” ujar Wiranto, yang hari itu disematkan jas uniform IMO Indonesia dan memberikan sertifikasi kepada 5 DPW yang dilantik dalam Rakernas tersebut.

Sementara Ketua Umum IMO-Indonesia, Yacob Ismail menguraikan sejarah lahirnya IMO yang digagas oleh beberapa pengurus IPJI yang merasa prihatin maraknya hoaks di media sosial.

“Rakernas ini digelar hanya 100 hari kurang 13 hari setelah dideklarasikan 27 Oktober 2017,” ujar Jacob.

Menurut Yacob, Rakernas ini dilakukan secara swadaya dan koletivitas tanpa adanya sponsor dari pihak lain.

“Kita atas biaya sendiri, sekaligus menunjukkan independesi kami sebagai perusahaan online,” jelas Yacob, yang diiyakan oleh Ketua OC, Vidi Simanjuntak. (*)

Sumber:

Editor:
Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here