Ketua PA HMI Cabang Medan: Kartu Kuning Zaadit Taqwa Memicu Semangat Mahasiwa Untuk Berani

0
554

MEDAN–Kartu kuning yang diacungkan Ketua BEM UI Zaadit Taqwa kepada Presiden Jokowi usai berpidato para acara Dies Natalis UI di Balairung UI pada Jum’at (2/2/2018) dinilai akan memicu kembali keberanian mahasiswa mengkritik pemerintah.
Hal itu dikatakan Ketua Bidang Pembinaan Anggota HMI Cabang Medan Muhammad Fadel di sela-sela acara Jalan Sehat Alumni HMI (KFJS) Medan, Minggu (2/2/2018).
Menurut Fadel, selama ini mahasiswa seakan dininabobokan oleh pemerintah dengan berbagai isu-isu pencitraan. “Kartu kuning Zaadit itu telah membangunkan kami bahwa sebenarnya banyak persoalan bangsa ini yang disembunyikan pemerintah,” kata Fadel.
Sebenarnya menurut Fadel, saat ini kondisi pergerakan mahasiswa menjadi dental karena sistem perkuliahan yang diterapkan di kampus sangat tidak memungkinkan mahasiswa untuk aktif mengasah daya kritis. “Sekarang kami tak punya waktu lagi untuk aktif, karena dikejar tengat waktu harus tamat tepat waktu, kalau ngak drop out. Jadi kami harus pandai membagi waktu,” kata Fadel lagi.
Sebagaimana diketahui,  seorang mahasiswa UI mengacungkan ‘kartu kuning’ kepada Presiden Jokowi usai memberikan orasi pada Acara Dies Natalis ke-68 UI.
Kepada pers, Zaadit yang adalah Ketua BEM UI itu mengatakan, dia menyemprit Presiden Jokowi dan kemudian mengacungkan kartu kuning dengan maksud mengingatkan Presiden Jokowi agar berhati-hati karena masih banyak tugas yang belum selesai.
“Ibarat dalam pertandingan bola, kartu kuning itu sebagai peringatan kepada pemain untuk lebih berhati-hati menjaga dirinya. Begitu juga Pak Jokowi, ini menjadi peringatan bahwa mahasiswa tidak tinggal diam” katanya lagi. (*)

Reporter:
Anjambak

Editor :
Harun AR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here