Edy Rahmayadi Bercanda Mengaku Stress Dapat Dukungan Besar

0
300
Edy Rahmayadi bersama Ketua Kosgoro 1957 Sumut Riza Fahrumi Tahir dan pengurus Golkar Sumut lainnya. (Foto:  Waspada/Ronggur Simorangkir).

MEDAN—Balon Gubsu Edy Rahmayadi mengaku stress mendapat dukungan yang cukup besar dari partai-partai besar di Indonesia. Hal itu diungkapkannya sambil bercanda ketika tampil sebagai keynote speaker pada acara Sarasehan Ormas Trikarya Golkar di Hotel Four Point, Rabu (24/1).

Dalam pencalonannya sebagai Gubernur Sumut bersama calon wagubsu   Musa Rajekshah, Edy memang didukung enam partai besar yaitu Golkar, Gerindra, Hanura, PKS, PAN dan Nasdem yang memiliki 60 kursi di DPRD Sumut. Sebenarnya untuk pencalonan, pasangan cagubsu dan cawagubsu hanya butuh 20 kursi saja.

“Dari tadi saya duduk di situ melamun, bagaimana seandainya saya kalah, padahal harapan dan dukungan terhadap saya terlalu besar. Ini yanag membuat saya stress,” kata Edy dengan nada bercanda.

Menurut Edy, dalam hidupnya ia belum pernah merasakan kekalahan.”Memang sampai sebesar ini saya yang Insya Allah dijaga Tuhan belum pernah kalah. Terakhir, PSMS menang lawan Persib,” ungkap Edy yang kemudian disambut aplaus meriah para hadirin.

Dalam kesempatan itu,  Edy menceritakan proses pencalonannya dari awal hingga mendapatkan dukungan yang besar itu. Menurutnya, Golkar lah yang sejak awal memberi dukungan padanya sebelum parpol lain.

”Waktu itu, saya belum berniat mencalonkan diri jadi Gubernur, saya sudah dipanggil Pak Luhut, terus Pak Setnov,” katanya to the point.

Namun, belakangan, Golkar malah berbalik memberi dukungan pada Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu. Edy pun mengaku menemui Setnov. Pak Setnov bilang, maaf Pak Edy, itu keputusan partai.

Ditinggal Golkar, Edy mengaku kemudian bertemu dengan Prabowo Subianto, Ketum Gerindra. Gerindra, PKS, dan PAN menyatakan bersedia memberi dukungan. Koalisi tiga Parpol ini dengan jumlah 28 kursi sudah mencukupi untuk mendaftar. Setelah tiga Parpol ini, Golkar kemudian berubah haluan mendukung Edy bersama Musa Rajekshah, lalu disusul Nasdem dan Hanura sehingga menggenapkan 60 kursi DPRD Sumut. Dengan bergabungnya Golkar, pemenang Pileg 2014 di Sumut dengan perolehan hampir satu juta suara, Edy menyebut semakin mantap.

Dalam acara ini hadir para pengurus DPD Golkar, SOKSI, Kosgoro 1957, MKGR dan ormas yang mendirikan dan didirikan Golkar.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here